Gita Sesa Wanda Cantika, Pejuang Kanker yang Menginspirasi

Indonesia tidak pernah henti melahirkan sosok penuh inspirasi seperti Gita Sesa Wanda Cantika. Gadis yang kisahnya sempat menyentuh jutaan masyarakat Indonesia ini selalu berhasil menarik perhatian karena perjuangannya melawan penyakit ganas yang saat itu masih langka di negara ini. Bahkan kisahnya sempat menjadi novel dan diteruskan menjadi film layar lebar yang diterima dengan baik di dunia perfilman Indonesia.

Perempuan yang biasa dikenal dengan panggilan Keke ini merupakan mantan artis cilik di era tahun 1998.

Namun, sayangnya tidak ia tidak dapat melanjutkan karirnya karena pada usia 13 tahun ia divonis mengalami kanker ganas yang mematikan. Efek dari penyakit ini nyaris membuat wajah cantiknya terlihat seperti monster.

Kisah Perjuangan Gita Sesa Wanda Cantika Melawan Kanker

Gita Sesa Wanda Cantika surat kecil untuk tuhan-1
keke dalam film surat kecil untuk tuhan

Kisah hidup Gita Sesa Wanda Cantika selalu menjadi cerita mengharukan sekaligus inspirasi bagi siapa saja yang sedang berjuang melawan penyakit.

Gita yang kerap disapa dengan nama Keke ini lahir pada tanggal 15 Juli 1991 dan wafat pada 25 Desember tahun 2006. Ia merupakan putri ketiga dari pasangan Bapak Joddy Tri Aprianto dan Ibu Nandita.

Sejak divonis mengidap penyakit kanker jaringan lunak atau Rabdomiosarkoma di usia 13 tahun, Keke banyak mendapat perhatian karena ini merupakan kasus yang sangat langka di Indonesia.

Bahkan Keke adalah kasus anak pertama dari penyakit ini yang biasanya diidap oleh orang lanjut usia. Selain itu, media juga banyak menyoroti semangat Keke yang tidak pernah padam meskipun sisa hidupnya divonis tidak akan lama lagi.

Keke sempat dinyatakan sembuh total selama 6 bulan setelah menjalani kemoterapi. Namun, kanker yang ia derita kembali datang bahkan lebih ganas. Kanker tersebut menyerang dua kali lebih ganas dan juga kebal terhadap obat kemoterapi.

Bahkan kanker tersebut berhasil mengikis wajahnya dan merembet menyentuh paru-paru Keke. Meskipun demikian, Keke tidak pantang menyerah dan tetap bertekad untuk menjalani hidupnya demi masa depan yang diinginkan.

Penderitaan yang dialami oleh Gita Sesa Wanda Cantika ternyata bukan hanya mengidap kanker ganas saja, tetapi kondisi keluarganya yang broken home. Ayah dan ibunya bercerai dan ia hanya tinggal bersama ayah serta kedua kakak laki-lakinya.

Namun, kekasih dan kerabat lainnya tetap menyemangati Kekek saat menjalani pengobatan di rumah sakit.

Terlepas dari kondisi kesehatan dan keluarga yang buruk, Keke adalah siswa cerdas. Ia juga berbakat dengan mengikuti banyak ajang model dan menyanyi.

Bahkan menjelang detik-detik terakhirnya, Keke tetap mengikuti ujian dengan susah payah dan berhasil mendapatkan peringkat tiga besar.

Gita Sesa Wanda Cantika meninggal setelah 3 tahun berjuang dengan kanker ganas yang menyakitkan.

Karena semangatnya yang tinggi untuk sembuh dan kegigihanya untuk belajar, Ibu Megawati yang kala itu menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia memberikan penghargaan khusus untuk Keke sebagai Siswa Teladan.

Pendidikan Gita Sesa Wanda Cantika

Gadis yang memiliki hobi menyanyi dan modeling ini telah beberapa kali mendapatkan penghargaan kejuaran di bidang ia senangi.

Terlepas dari itu, ia juga sangat berprestasi di sekolahnya. Gita Sesa Wanda Cantika sekolah di SLTP Al-Kamar.

Keke menganggap bahwa pendidikan adalah segalanya. Ia bahkan senang membaca untuk menambah pengetahuan.

Selain berprestasi di bidang akademik, modeling, dan menyanyi, Keke juga memiliki cita-cita menjadi seorang penulis komik. Ia menghabiskan waktu luangnya untuk menggambar manga atau tokoh kartun Jepang yang digemari.

Meskipun tubuhnya yang terhalang oleh penyakit ganas, tetapi itu tidak menghalangi Keke untuk bersosialisasi, di sekolah ia mendapatkan teman sekaligus pacar yang selalu mendukung Keke saat ia sakit.

Keke dan Novel Surat Kecil untuk Tuhan

Gita Sesa Wanda Cantika

Sebelum Keke tiada, ia sempat menulis sebuah puisi berjudul “Surat Kecil untuk Tuhan” yang berhasil menyentuh pembacanya.

Bahkan karena puisinya ini, kisah perjuangan Keke melawan kanker jaringan lunak diproduksi menjadi sebuah buku. Novel dengan cerita yang sama dari Gita Sesa Wanda Cantika yang ditulis oleh Agnes Davonar.

Novel dengan judul Surat Kecil untuk Tuhan: Perjuangan Gita Sesa Wanda Cantika Melawa Kanker Ganas berhasil menjadi novel best seller di tahun 2011 lalu.

Novel yang diterbitkan oleh Skylar Pictures ini mampu membawa pembaca untuk merasakan bagaiman perjuangan hidup Keke.

Edisi pertama dari novel ini dilengkapi dengan sebuah instrumen oleh Shandy Putra yang dirangkum dalam CD yang dipadukan dengan gaya pembawaan yang santai ala penulis Agnes semakin membuat pembaca hanyut dalam kesedihan yang dilalui oleh sosok Keke.

Dengan tebal 232 halaman, penulis berhasil menggiring sosok Keke ke tangan pembaca dengan kesan yang baik. Hingga pada tahun 2011, novel legendaris ini diangkat menjadi sebuah film layar lebar yang tidak kalah fenomenalnya.

Film surat kecil untuk Tuhan yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama ini tetap menggambarkan kisah Keke yang melawan kanker jaringan lunak. Film ini resmi dirilis pada tanggal 7 Juli 2011 yang disutradarai oleh Harris Nizam.

Peran Gita Sesa Wanda Cantika diperankan dengan apik oleh Dinda Hauw yang membuat namanya semakin menaik pada saat itu. Selain Dinda Hauw, ada juga Alex Komang yang ikut memerankan tokoh sang ayah Keke.

Pemeran pendukung lainnya yang ikut serta dalam film ini adalah Esa Sigit yang berperan sebagai Andi, Ranti Purnamasari sebagai ibu Keke, Egi John sebagai Chika, dan jejeran artis berbakat tanah air lainnya.

Karena perannya ini, Dinda Hauw dan Alex Komang mendapatkan nominasi bergengsi dari Piala Citra untuk kategori Aktris Terbaik dan Aktor Terbaik.

Menjadi salah satu film yang sukses di tahun 2011, hal ini membuat Fajar Bustomi sebagai sutradara kembali memproduksi film ini dengan judul yang sama di tahun 2017.

Film ini dibintangi oleh Bunga Citra Lestari dan Joe Taslim serta berhasil merajai tangga box office film Indonesia pada saat itu. Dengan menambah unsur cerita yang baru, film ini tetap tidak menghilangkan karakter utama yang masih berhasil membuat penontonnya hanyut dalam air mata

Surat Kecil untuk Tuhan tahun 2017 ini bercerita tentang kehidupan kakak beradik bernama Anton dan Angel yang keduanya merupakan anak yatim piatu.

Mereka terjebak pada sindikat yang memanfaatkan anak terlantar untuk menjadi pengemis jalanan. Beberapa kalangan berpendapat bahwa film ini berbeda dengan Surat Kecil untuk Tuhan tahun 2011 yang menceritakan tentang kisah kehidupan Gita Sesa Wanda Cantika melawan kanker. Meskipun demikian, film ini tetap laris manis di seluruh bioskop Indonesia sejak awal penayangannya.

Jika dilihat dari begitu keras dan semangatnya sosok Cantik Gita Sesa Wanda Cantika melawan kanker dan terus berusaha untuk mengenyam bangku pendidikan, hal ini tentunya harus menjadi pelajaran bagi siapa saja agar tidak mudah menyerah. Keke menjadi pengingat bagi pembacanya untuk tetap optimis serta bersyukur terhadap apa yang dimiliki. (celotehdinihari.com)

Sumber:

http://kebajikandalamkehidupan.blogspot.com/2013/10/kisah-nyata-gita-sesa-wanda-cantika.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Surat_Kecil_untuk_Tuhan_(film_2011)

https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/pustaka/115218/surat-kecil-untuk-tuhan-perjuangan-gita-sesa-wanda-cantika-melawan-kanker-ganas.html

https://books.google.co.id/books?id=g7VEcgAACAAJ&sitesec=reviews&hl=id&rf=st:us&lr=&sa=N&start=10

https://portal.smkn1bogor.sch.id/elibrary/index.php?p=show_detail&id=2246

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.