Mengenal Potensi Blog dan Memonetisasinya

Potensi Blog dan Memonetasinya

Temen-temen udah masih ada yang belum paham bagaimana potensi blog di era digital ini? Baca sampai akhir ya. Agar bisa memonetasi blog sehingga hasilnya semaksimal mungkin, minimal blogmu harus punya trafik yang stabil. Semakin besar trafik, maka potensi blog itu juga akan makin besar. Akan lebih baik lagi jika kamu juga memiliki email list, tapi untuk awalnya punya trafik saja sudah cukup.

Kemudian setelah trafik blog sudah ada, lihatlah potensi blogmu dan tentukan cara terbaik untuk menghasilkan uang dari blogmu. Jangan membabi buta meniru cara blogger lain karena kondisi setiap blog dan blogger berbeda-beda.

Potensi Blog dan Memonetasinya

Potensi Blog dan Memonetasinya

Display Advertising

Yang paling populer dan mudah pendaftarannya adalah Google Adsense. Alternatif lainnya misalnya Medianet dan MGID.

Cara ini cocok untuk blog yang mempunyai trafik sangat tinggi. Karena nilai per klik iklan di blog berbahasa Indonesia umumnya sangat kecil. Jika trafik blogmu misalnya 3 juta/bulan kamu bisa berharap penghasilan yang lumayan dari display ads.

Tapi kalau trafiknya kecil, mendingan display ads dijadikan tambahan penghasilan saja. Sedangkan untuk penghasilan utama blog cari cara lain yang sesuai dengan potensi blogmu.

Untuk bisa memiliki trafik blog yang tinggi kamu harus menerapkan SEO dengan baik, sesuai 4 pilar SEO berikut:

#1 Keywords

Setiap artikel hendaknya berbasis keywords, yaitu artikel yang dicari orang di search engine (Google). Ini penting karena tujuan masing-masing artikel adalah mendapatkan trafik sebagus mungkin.

#2 Konten

Artikel yang kamu buat harus lebih bagus dari kompetitormu. Lebih berkualitas, lebih bermanfaat, lebih mudah dipahami, lebih akurat isinya. Banyak blog berbahasa Indonesia yang artikelnya masih asal-asalan dan ini adalah celah yang bisa kamu manfaatkan.

Kamu juga harus menerapkan on page SEO pada artikel, tapi dengan tetap menjaga kualitas tulisan. On page SEO diantaranya bertujuan agar artikel terindeks dengan keywords yang tepat. Potensi blog yang mempunyai konten yang baik akan makin besar karena banyak orang yang senang berkunjung membaca artikelnya. Itu berarti jadi syarat yang bagus untuk blog tersebut digunakan sebagai media promosi oleh brand.

Potensi Blog dan Memonetasinya

Ketika artikel terindeks dengan keywords yang tepat, rangkingnya belum tentu langsung bagus. Backlink berfungsi untuk menaikkan rangking keywords. Jika rangkingnya bagus maka trafik pun akan bagus juga.

Untuk melakukan link building agar tidak terasa berat, saya menyarankan agar kamu fokus pada 1 teknik saja. Yang paling mudah contohnya adalah guest post.

Jika kamu terbiasa menulis 5 artikel setiap bulannya untuk blogmu, coba kurangi jadi 3 artikel saja. Yang 2 sisanya gunakan untuk menulis guest post. Pasanglah di dalam artikel guest post link yang mengarah ke artikel yang keywords-nya ingin kamu naikkan.

#4 Website yang Sehat

Kriterianya di antaranya hosting tidak sering down, kecepatan website saat diakses bagus, pondasi SEOnya bagus, bersih dari malware, dll. Hal ini penting, saya pernah mengalami blog saya lambat diakses dan efeknya tidak ada trafik yang masuk. Setelah speed blog saya perbaiki, segera di Google Analytics saya lihat trafik berdatangan.

Salah satu cara mudah mengaudit apakah pondasi SEO blogmu bagus adalah menggunakan Ahrefs.com. Daftar akun gratis di Ahrefs, lalu add blogmu, sebelumnya pastikan blogmu sudah terkoneksi ke Google Search Console.

Affiliate Marketing

Salah satu affiliate program favorit saya adalah Involve.asia, karena di sana kita bisa mempromosikan produk dari ecommerce Indonesia seperti Shopee, Ruparupa, Blibli, Bukalapak, dll. Kedua karena payout-nya kecil, sekitar 300 ribu rupiah sudah bisa diambil.

Jika trafikmu masih sedikit atau hasil dari Adsense masih mengecewakan, cobalah affiliate marketing. Cocok untuk blog dengan niche spesifik ataupun niche campur-campur.

Contoh, dalam artikel yang membahas ASIP (ASI perah) kamu bisa mempromosikan pompa ASI elektrik yang dijual di Shopee, Tokopedia, dan marketplace lainnya. Dalam artikel yang membahas tanda-tanda suami setia kamu bisa mempromosikan barang-barang untuk hadiah ke suami.

Kamu juga bisa membuat artikel yang lebih komersial, misalnya artikel review. Contohnya saya pernah membuat review makanan kucing Equilibrio dan di dalam artikel saya promosikan Equilibrio dry food yang dijual di marketplace. Ketika ada yang beli saya akan mendapatkan sedikit komisi.

Potensi blog yang terbilang cukup besar untuk diubah menjadi rupiah adalah sponsoredpost. Jika blogmu mempunyai metrik yang bagus (biasanya DA atau DR) dan trafik organik, biasanya cukup mudah mendapatkan job sponsored post. Apalagi jika tema blogmu campur-campur, bisa dapat banyak tawaran job karena tema dari klien lebih mudah masuk ke tema blog.

Niche blog yang fokus pada 1 tema kadang susah mendapat job sponsored post. Misalnya blog saya yang bertema kucing, susah dapat job karena tema dari klien berbeda jauh.

Pernah sih saya dapat tawaran dan artikelnya mempromosikan mie instan. Saya tolak karena merusak fokus bahasan di blog saya. Nolaknya pun dengan sesak di dada karena batal dapat duit.

Maka penting untuk memaksimalkan dan diversifikasi (penganekaragaman) monetasi blog. Agar penghasilan lebih maksimal sehingga tidak terpaksa menerima job yang tidak sesuai karena butuh uang, dan menolaknya pun tanpa rasa nyesek.

Metrik yang bagus bisa dicapai dengan menerapkan SEO yang baik. Untuk mendapatkan job, selain menunggu ada penawaran datang, kamu bisa mencarinya di grup-grup Facebook atau mencari informasi dari teman sesama blogger.

Menjual Jasa

Potensi blog lain yang bisa kamu kembangkan adalah menjual jasa. Coba cek apakah selama ini pembaca blogmu banyak menanyakan sesuatu seperti:

“Kak, cara mempercepat loading blog gimana?”

“Iiih gambar kartunnya lucu, mau dong kak dibikinin.”

“Ternyata begini ya step by step menyusun proposal, pantesan proposal saya susah tembus ternyata masih banyak salahnya.”

Itu adalah pangsa pasar, kamu bisa menawarkan jasa yang banyak dibutuhkan pembaca blogmu.

Prosesnya juga bisa dibalik, misalnya kamu jago keuangan dan ingin menjua jasa perencana keuangan (financial planning). Kamu bisa membuat blog bertema keuangan, mendapatkan trafik yang tertarget yaitu orang-orang yang membutuhkan informasi seputar keuangan, dan kamu menjual jasamu pada mereka.

Menjual Produk Sendiri

Saya punya teman yang mempunyai blog bertema orang-orang dengan kebutuhan khusus. Misalnya orang yang menderita alzheimer, GERD, diabetes, ADHD, autis. Trafik blognya kecil tapi sangat tertarget.

Di blognya itu dia menjual makanan untuk orang berkebutuhan khusus yang diproduksinya sendiri. Misalnya makanan untuk anak yang autis yaitu makanan yang tidak mengandung gluten dan kasein, mengandung probiotik, dsb. Makanan yang aman untuk penderita diabetes, penderita GERD, dll.

Tentu produk yang dia jual cocok sekali dengan audiens blognya, dan potensi terjadinya penjualan pun besar.

Produk yang bisa dijual tidak hanya terbatas pada produk fisik, kamu juga bisa menjual produk digital sesuai pangsa pasar blogmu. Misalnya ebook, kursus online, kelas online (WA, Zoom), dan printable.

Menjual produk sendiri lebih berat karena ada proses produksi. Tapi hasil keuntungannya lebih besar daripada menjual produk orang lain (affiliate).

Jemput Bola

Artinya kamu tidak hanya diam menunggu job dan peluang, tapi menjemputnya jika memang percaya diri dengan potensi blog sendiri. Jemput bola adalah cara favorit saya memonetasi blog kucing saya.

Blog saya mempunyai pembaca yang tertarget yaitu pemilik kucing. Saya ingin sekali menjual produk tapi tidak bisa membuatnya sendiri. Maka saya mengontak beberapa produsen produk terkait kucing seperti makanan, kaos dengan desain kucing, kandang, tempat makan dan minum, cat tree, scratching post, obat penyakit, hingga mainan kucing.

Saya menanyakan pada mereka apakah bisa menjualkan produknya di blog saya. Kebanyakan menolak atau mengajukan syarat-syarat yang tidak bisa saya penuhi. Misalnya minimal order harus 5 juta.

Hingga akhirnya saya mengontak produsen antiseptik kucing, yang biasa digunakan untuk merawat luka pada kucing. Singkat cerita, mereka mau saya ajak kerjasama dropship, saya menjualkan produknya dan mendapatkan laba. Fee yang mereka tawarkan pun menyenangkan, 25 ribu per produk.

Jemput bola inipun saya lakukan untuk mendapatkan job sponsored post. Misalnya saya mengontak produsen makanan kucing merk baru yang belum terkenal, harganya murah tapi saya lihat kualitasnya cukup bagus.

Saya menawarkan mereview produk mereka, saya akan menulis artikel yang menargetkan beberapa keywords dengan search volume lumayan. Untuk imbalannya bisa berupa uang atau produk.

Jemput bola ini layak kamu coba sendiri, misalnya kamu punya artikel tentang vegetarian yang trafiknya tinggi. Kamu bisa mengajak kerjasama restoran vegetarian, atau produsen makanan vegetarian. Selain membuat artikel review tersendiri kamu juga menyisipkan promosi di artikel yang trafiknya sudah tinggi tadi.

Penutup

Tujuan tulisan ini adalah untuk menginspirasi kreativitasmu memonetasi blog. Terutama untuk blog yang penghasilannya belum maksimal.

Yang terpenting adalah kenali potensi blogmu. Siapa pembacanya, apa topik yang diminati, produk apa yang dibutuhkan mereka, masalah apa yang ingin mereka pecahkan, industri/perusahaan apa saja yang terkait dengan tema blogmu. Dari situ kamu bisa menarik kesimpulan cara monetasi yang mana saja yang bisa diterapkan pada blogmu dengan maksimal.

 

Penulis : Pur pemilik blog Fanicat.com.

22 Shares:
1 comment
  1. Hallo kak Riri, salam kenal. Saya Natih
    terima kasih banyak sudah mau berbagi rahasia dapurnya ke blogger pemula yang ingin memonetisasi blog seperti saya.
    Untuk tips Jemput Bola sendiri bagi tips dong kak bagaimana mendekati target perusahaan yang mnurut kita berpotensi dan cocok dengan blog kita? apakah melalui email dan melampirkan portofolio blog ?
    Terima kasih
    salam sehat selalu kak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.