Berapa Gaji Staff Accounting untuk Fresh Graduate?

Gaji Staff Accounting

Berapa sih gaji staff accounting untuk fresh graduate? Pertanyaan ini sering banget ditanyakan mereka yang baru aja atau hampir menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi baik perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta.

Yap, aku pun dulu pas mau melamar kerja pertama kali setelah dapat gelar S1 penasaran, sebenarnya kisaran gaji staff accounting itu berapa.

Gaji emang jadi salah satu pertimbangan ketika kita hendak mencari pekerjaan atau pindah tempat kerja baru.

Tapi, menurut pengalaman sih, kalau fresh graduate ini ya masih di tahap “legowo” atau “yaudah deh terima aja” berapa besar gaji yang diberikan oleh pemberi kerja.

Pasalnya, seorang fresh graduate apalagi yang belum ada pengalaman kerja sama sekali ya nggak ada nilai jual lain selain ijazah S1 ya.

Karena itu, dari dulu banget aku sadar dan sering bahas juga di blog kalau sebagai anak muda, sebaiknya banyak-banyak cari pengalaman dan juga perdalam minimal satu skill yang nantinya bisa menambah value kita saat melamar kerja.

Sekilas Tentang Pengertian dan Tugas Staff Accounting

Gaji Staff Accounting Fresh Graduate

Sebelum bahas ke bagian gaji staff accounting untuk fresh graduate, baiknya aku jelasin sedikit lagi nih ya tentang apa itu staff accounting.

Jadi, staff accounting adalah suatu pekerjaan yang mana tugasnya adalah mensupport atau menyusun proses pembuatan laporan perusahaan baik itu perusahaan dagang, jasa maupun manufaktur.

Mau perusahaan besar atau kecil, pasti memerlukan minimal satu staff accounting. Kalau perusahaan kecil masih mungkin hanya dibutuhkan 1 staff accounting yang biasa merangkap admin, bahkan pekerjaannya bisa sampai dengan pembuatan laporan keuangan.

Tapi untuk perusahaan berskala sedang sampai besar dengan banyak transaksi setiap harinya, akan sangat dibutuhkan banyak staff accounting. Biasanya setiap staff mempunyai bagian atau job desc masing-masing.

Lalu masing-masing output kerja dari staff-staff ini akan diolah oleh satu kepala bagian atau Chief Accounting untuk dibentuk satu laporan keuangan siap saji.

Untuk ulasan lebih lengkap seputar job desc accounting kamu bisa baca di artikelku sebelumnya ya.

Syarat Menjadi Staff Accounting untuk Fresh Graduate

Gaji Staff Accounting

Memikirkan gaji memang penting, tapi sebagai lulusan baru sebaiknya kamu lebih fokus untuk memenuhi syarat-syarat agar kemungkinan kamu lolos tes dan wawancara accounting lebih besar. Berikut diantaranya:

1. Ijazah S1 atau D3 lulusan Akuntansi atau Manajemen

Kebanyakan memang staff accounting berasal dari dua jurusan ini. Tapi kalau masih ada kaitannya dengan angka-angka, misalnya kamu lulusan matematika, mungkin bisa dicoba, meski kamu tetap harus bersaing dengan lulusan akuntansi dan manajemen yang banyak sekali jumlahnya.

2. Terbiasa mengoperasikan komputer

Ini kayaknya hal yang wajib bagi kamu yang mau kerja kantoran. Ilmu komputer adalah hal yang mendasar. Minimal kamu bisa dan terbiasa menggunakan MS. WORD dan EXCEL (dan tahu rumus-rumus dasar perhitungan dengan excel)

(Untuk perusahaan kecil biasanya mau menerima lulusan SMA dengan syarat bisa mengoperasikan komputer)

3. Skill Komunikasi

Nggak perlu ijazah atau sertifikat khusus terkait skill ini. Kemampuan komunikasi akan terlihat saat kamu menjalani sesi wawancara untuk user accounting nantinya.

Karenanya, kamu harus benar-benar persiapkan sebelum hari H wawancara ya.

Practice makes perfect! Jangan pernah takut dan malas belajar, percaya diri jadi kunci penting loh disini.

Skill komunikasi dinilai penting karena kamu nantinya akan bekerja dalam tim di kantor.  Jadi semua akan lebih mudah kalau kamu terbiasa berkomunikasi dengan baik.

Berapa Gaji Minimal Staff Accounting untuk Fresh Graduate?

Gaji Staff Accounting untuk Fresh Graduate

Tentunya kalau bilang minimal sih aku bilang UMR di daerah kamu ya. Aku dulu lulusan SMA aja pas kerja udah dapet UMR ya kan, kalau kamu lulusan universitas atau S1 maupun D3 sih wajarnya bakal dapat lebih di atas UMR atau UMK.

Kalau dibilang mentok ya minimal harus dapat UMR, kalau enggak gimana? ya saranku cari lowongan kerja lain aja. Yakin deh asal kamu punya skill yang wajib punya oleh karyawan dan punya niat kerja, pasti ada yang mau bayar kerja kamu lebih baik. Meski harus sabar dan tawakal ya.

Ini based on pengalamanku aja ya, dulu ikut outsourching, kerja office di admin aja masih dapat UMR, padahal outsourcing udah pangkas sekian persen gajiku.

Jadi kalau lulusan S1 atau D3 ya wajarnya pasang sedikit di atas UMR dong?

Kalau kamu punya skill lain yang bisa ditonjolkan dan kamu pede akan kemampuan kamu, bisa naikin lagi.

Gaji Staff Accounting Fresh Graduate Bisa 2x UMK?

Bisa-bisa aja dong. Untuk yang lulusan SMA atau SMK dan kerja jadi buruh pabrik aja dapat UMK, masa lulusan S1 sama kayak lulusan SMA sih?

Teorinya sih harusnya begitu, tapi faktanya, perusahaan sekarang juga nggak bisa segampang itu membayar mahal karyawannya, apalagi buat lulusan baru yang masih minim pengalaman.

Jadi, sebagai fresh graduate kalian juga nggak bisa mengaburkan fakta ini. Kalau mau dibayar lebih tinggi ya harus sadar kalian punya value apa.

Banyak perusahaan kini nggak hanya menilai seberapa mentereng universitas almamatermu kok.

Faktor Penentu Gaji Staff Accounting untuk Fresh Graduate

Gaji Staff Accounting

Ada beberapa faktor yang menentukan berapa besaran gaji staff accounting untuk fresh graduate. Dan bukan khusus staff accounting aja sih. Hampir semua posisi dan pekerjaan malahan. Diantaranya adalah:

1. Besar kecilnya perusahaan

Besar atau kecilnya perusahaan tempat kita akan melamar kerja tentu akan berpengaruh pada besaran gaji staff accounting atau divisi lain yang bersedia mereka keluarkan untuk karyawannya.

Meski nggak semua ya karena sekarang banyak startup yang baru berdiri juga berani membayar besar pegawainya. Biasanya sih karena ada investor yang berani keluarin uang banyak gitu.

Meski begitu umumnya makin besar perusahaan makin besar pula kisaran gaji yang dikeluarkan.

Suatu perusahaan bisa disebut besar bisa dari bermacam-macam indikator, misalnya:

  • jumlah karyawan
  • jenis atau aktivitas bisnis (contoh: perusahaan manufaktur atau pabrik dikatakan lebih besar daripada perusahaan distributor dan jasa)
  • laba perusahaan
  • dan sebagainya.

Nah ini tips aja buat fresh graduated yang mau melamar kerja di staff accounting atau bagian lain, kalian bisa coba cari perusahaan manufaktur atau pabrik. Apalagi pabrik-pabrik yang sudah punya nama besar.

Memang tahap seleksinya bisa jadi lebih sulit tapi gaji staff accounting yang diberikan pun insyaallah bisa di atas UMR atau di atas perusahaan lain yang lebih kecil ukurannya. Jaminan dan fasilitasnya nya juga biasanya lebih baik, misalnya aja masalah kesehatan dan lainnya.

2. Lokasi perusahaan (berkaitan dengan UMK dan UMP)

Ya kalau ini sih semua orang juga udah paham ya, karena UMK dan UMR pasti ngaruh banget. Kerja di kota besar ya pasti range gajinya lebih dari yang di kota kecil (meski nggak selalu tapi ya mayoritasnya begitu)

Meski banyak yang bilang “ah tapi kerja di kota besar juga biaya hidupnya besar loh?”

Ah nggak juga kok, itu mah lifestyle masing-masing. Kalau buat makan makanan pokok misal, Jogja sama Surabaya hampir sama kok. Cari makan di Surabaya yang murah juga banyak. Percaya dah.

Jadi, buat fresh graduate sih menurutku jangan takut buat coba cari-cari kerja di luar kota ya, banyak manfaatnya juga, kamu bakal bisa jauh lebih mandiri dan nggak manja-manja.

3. Status perusahaan (BUMN/Perusahaan Swasta)

Ada yang bilang kerja di BUMN lebih enak karena jaminannya dan gajinya yang besar. Bisa jadi sih, aku sendiri nggak pernah daftar atau kerja di BUMN, tapi katanya gitu kan? haha

Tapi jangan salah, kerja di perusahaan swasta juga bisa punya gaji yang layak dan lumayan. Apalagi kamu bisa jauh lebih berkembang dan pelajari banyak hal karena job desk kamu yang nggak monoton.

Kalaupun kerja di perusahaan swasta dan pengen gaji staff accounting yang di atas rata-rata ya bisa usahain masuk ke perusahaan besar, perusahaan terbuka (tbk) yang sahamnya diperjualbelikan di pasar modal itu.

4. Pengalaman kerja di bidang yang sama, dalam hal ini bidang akuntansi

Punya pengalaman kerja di bagian atau bidang yang lagi kamu incar udah pasti punya nilai plus di mata pencari kerja.

Minimal kalau kamu punya pengalaman satu tahun bekerja di bidang yang sama, kamu akan lebih unggul daripada pelamar kerja lain yang mungkin masih fresh graduate.

Meski begitu, buat fresh graduate nggak perlu berkecil hati. Faktanya, banyak banget perusahaan baik kecil sampai besar yang dengan senang hati mempekerjakan lulusan baru. Kalau kamu pernah magang di suatu perusahaan itu juga bisa jadi nilai plus loh.

Biar kamu tetap punya nilai plus, jangan lupa untuk latihan dan mempersiapkan interview atau tes wawancara staff accounting dengan usernya.

5. Sertifikat pendukung yang dimiliki

Percaya nggak percaya, ini cukup berpengaruh karena aku pun membuktikannya ya. Punya sertifikat yang berhubungan sama kerjaan yang lagi kamu lamar itu banyak untungnya.

Pertama, kita jadi punya nilai plus yang mungkin nggak dimiliki sama pelamar kerja yang lain. Sertifikat untuk kerja tersebut bisa menunjukan kalau kita punya ilmu atau kemampuan yang lebih.

Kedua, dengan kita punya sertifikat kerja, bisa jadi kita lebih nyaman saat tawar menawar gaji perbulannya.

Contohnya aja kayak aku yang kerja di bagian accounting, sertifikat brevet pajak yang aku miliki akhirnya bisa aku diterima di kantor sekarang, tentu selain aku juga sangat melakukan persiapan dulu saat mau interview kerja sebagai staff accounting.

Tapi sertifikat ini ada catatannya juga ya, pastikan sertifikat event atau keahlian atau pendidikan yang kamu miliki berasal dari lembaga yang kompeten.

Nah buat para adek-adek mahasiswa yang sekarang masih belajar, bisa deh yuk perbanyak ikut kegiatan-kegiatan positif selama kuliah biar bekal buat melamar kerja nanti makin matang. Kalau keterima kerja di tempat bonafit dan gaji besar yang seneng juga kamu sendiri kan?

5. Softskill

Hal yang nggak kalah penting buat kamu yang ingin mendapat gaji staff accounting yang lumayan adalah perkuat skill. Minimal kalau kerja di accounting itu ya kamu harus terbiasa pakai ms.excel, harus belajar sampai rumus-rumus nya loh kayak vlookup, hlookup, if dan sebagainya.

Meski sistem di perusahaan kini udah banyak pakai sistem manajemen atau sistem ERP yang canggih, tapi sesekali pasti bos mu bakal nyuruh kamu mengolah satu dua laporan dengan excel.

Nah, itu dia kira-kira kisaran gaji staff accounting yang bisa kamu dapat sebagai fresh graduate dan juga bagaimana kira-kira cara biar kamu bisa tetap dapat gaji yang lumayan meski kamu anak baru. Semoga membantu ya! Buat kamu yang lagi fokus cari kerjaan di bagian staff accounting, ikuti postingan lama dan baruku terus ya, nanti aku bakal share pengalaman lainnya. Thank You!

1 Shares:
11 comments
  1. Kalau menurut saya gaji staf akunting ya segitu-gitu aja Kak, namanya juga pekerja kantoran. Umumnya sih yang dijadikan patokan adalah UMR, kalaupun up ya sekitar 500 ribu – 1 juta lah.

  2. Temenku ada yang kerja di bagian akunting di rumah sakit swasta gitu. Gajinya masih standar UMR. Emang bener bisa jadi tergantung perusahaannya. Atau kebijakan perusahaannya. Bisa jadi selain gaji, juga ada tunjangan atau bonus lain

  3. Kayaknya ini tergantung perusahaannya juga. Kalau perusahaan swasta tapi bonafide itu, gajinya bisa melebihi gaji pegawai BUMN. Tapi kalau perusahaan swastanya STD aja ya gajinya udah lebih 500-1jt dibanding anak lulusan SMA kayaknya udah syukur aja.

    -ttd
    admin dari perusahaan swasta STD aja

  4. Untuk penggajian atau remunerasi ini, juga tergantung sistem kerja sama antara perusahaan dan karyawan juga kayaknya ya mba. Kalau karyawan sistem kontrak atau tetap tentu akan beda juga. Yang saya lihat pekerjaan di bidang accounting itu banyak, menuntut dukungan sistem handal, dan harus teliti ya..

  5. sepengalaman aku kerja gaji untuk staff akunting maupun staff dari dept lainnya untuk karyawan baru fresh graduate memang biasanya sesuai UMR kalau jakarta sekitar 4 juta-an tapi bisa jadi kurang atau mungkin bisa juga lebih makanya ketika melamar kerja sebaiknya kita juga harus pintar nego untuk gaji ini ke hrd karena beda perusahaan pasti beda culture

  6. Wah jadi ngingetin job desk jaman masih kerja, soal gaji emang tergantung besar kecilnya perusahaan. Juga big bos nya royal atau enggak, hahahaha.

    Aku bersyukur meski gaji gak besar banget tapi bisa beliin rumah buat orang tua. Tapi tetep sih nyicil, nguliahin adik bungsu juga. Waktu resign pun dapat tali asih, alhamdulilah.

  7. aku bukan staf akunting sih tapi setuju kalau gaji karyawan itu biasanya tergantung dari perusahaan yang dipilihnya untuk melamar pekerjaan. Kalau melamarnya di BUMN pastinya gajinya lebih besar ketimbang di perusahaan kecil kayak konsultan, misalnya.

  8. Dulu disarankan tante ambil kuliah jurusan accounting biar jadi akuntan gitu juga
    Hanya saja saya dulu punya nilai Ekonomi dan Akuntansi yang standar saja jadi enggak beranu ekspektasi. Makanya pilih Kimia saja.

  9. Kisaran bekasi dan jakarta gaji 4 jutaan aja kayaknya udah gede kak, hehehe.
    Apalagi kondisi pandemi begini, yang cari kerja kan bejibun ya. Nilainya malah bisa lebih rendah lagi.
    Aku pernah buka loker di jobstreet, duh gusti liat permintaan gajinya banyak yang ‘murah’ untuk itungan skill dan pengalamannya.

  10. Ini bisa jadi pertimbangan bagi para teman-teman yang mencoba berkarir menjadi staff accounting ya.
    Terimakasih sudah memberi informasi, sehingga pastinya ada bayangan dan perkiraan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.