5+ Tips Belanja Bulanan Ala Anak Kos, Anti Minus di Akhir Bulan

tips-belanja-bulanan-anak-kos

Hidup di perantauan memang gampang-gampang susah, jauh dari orang tua mengharuskan kita untuk mengatur keuangan sendiri. Bagi kamu yang anak kos, harus pandai mengatur pengeluaran agar tidak minus di akhir bulan. Apalagi anak kos yang hanya bermodal uang bulanan kiriman ornag tua, aduh tentu harus tau tips belanja bulanan agar nantinya kamu tidak berujung pasrah hanya mengandalkan mie instant.

Btw, nggak kerasa aku udah 10 tahun merantau di Surabaya. Haha, dari sekian penjang pengalaman rantau dan jadi anak kos ini, aku dah ngrasain tuh susahnya bertahan hidup selama sebulan dari penghasilan utama yang dulu belum seberapa itu. Sering makan mie instan doang dong? Wah jangan tanya lagi, udah pastilah, wkwkk. Dulu nggak perlu diet buat jadi kurus. Ya emang ngirit makan aku tuh, haha

Emang sih, ada banyak anak kos yang ketika di penghujung bulan terpaksa berutang demi memenuhi kebutuhannya. Bayangkan saja kalau kamu gajian, mau tidak mau kamu harus membayar utang, belanja bulanan, bayar listrik dan lain-lain.

Meski rumit, kamu harus meperhitungkan semua itu. Orang dengan gaji besar saja kalau tidak bisa mengatur keuangannya tentu akan bangkrut di akhir bulan, apalagi kalau hanya bergaji kecil.

Untungnya aku dulu terlatih memanage uang sendiri seefisien mungkin biar nggak sampe minus di akhir bulan bahkan harus ngutang-ngutang ke temen atau saudara sendiri.

Nah, salah satu cara menghemat uang gaji kecil yaitu ketika kamu hendak berbelanja bulanan, kamu harus membuat daftar belanja bulanan untuk menghindari kamu mengambil barang yang tidak penting ketika di tempat perbelanjaan nantinya.

Namanya aja anak kos, pasti banyak godaan ketika melihat ini itu. Yah baik untuk lebih lengkapnya, mari kita simak tips belanja bulanan ala anak kos berikut ini.

Tips Belanja Bulanan Ala Anak Kos

tips-belanja-bulanan-anak-kos

Di bawah ini ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar di akhir bulan keuangan kamu tidak minus

1. Membuat Daftar Belanja

List belanja bulanan anak kos memang tidak sebanyak rincian pengeluaran bulanan rumah tangga. Tapi kalau kamu tidak membuat daftar belanja sebelum pergi berbelanja, kamu akan tergoda mengambil barang yang tidak begitu penting. Daftar belanja di sini berperan sebagai komitmen kamu agar semua barang yang kamu beli tidak melebihi dari apa yang kamu rencanakan sebelumnya.

Kamu juga bisa belanja online, biaya ongkos kirimnya juga tidak sebanyak yang kamu gunakan untuk transportasi untuk berbelanja. Dengan berbelanja online kamu tidak akan tergoda dengan barang yang awalnya tidak ingin kamu beli.

Tidak hanya daftar belanja saja, penting juga agar kamu menetapkan berapa budget yang akan kamu belanjakan. Sangat wajib agar kamu menyisakan uang kamu untuk ditabung atau dana emergency agar ketika nanti kamu memiliki kebutuhan yang mendesak, kamu tidak perlu berhutang sana sini.

2. Berburu Diskon atau Promo Harga

Mau lebih hemat?  Coba belanja sekaligus lebih banyak untuk stock saat menemukan harga promo atau diskon.

Belanja online maupun offline kan banyak banget tuh sekarang beredar harga promo.  Terlebih saat moment tertentu seperti anniversary toko dan moment lain.

Kamu bisa juga ikuti akun akun instagram yang sering menginformasikan tentang harga promo di banyak tempat seperti akun instagram @giladiskon.  Banyak tuh kebutuhan pribadi si supermarket atau toko-toko tertentu yang sering diinformasikan.

3. Bawa Makanan dan Minumanmu Sendiri

Memang terdengar klasik, tapi ini adalah tips ampuh untuk meminimalisir pengeluaran kamu setiap bulannya. Bayangkan saja kalau kamu makan di kantin atau warung makan setiap harinya. Sebagai ilustrasi kamu membeli seporsi nasi beserta lauk seharga Rp. 20 ribu.

Dengan uang tersebut kamu bisa membuat masakan sendiri hingga 2 porsi sekaligus. Tidak hanya bisa kamu bawa sebagai bekal, itung-itung bisa juga untuk makan malam kamu. Itu juga bisa jadi cara menghemat uang belanja dapur ya kan.

Ditambah lagi ketika kamu membeli 1-3 botol air mineral seharga Rp. 3.500, dalam sehari kamu menghabiskan uang Rp. 10.500 hanya untuk minum saja. Sebagai anak kos yang bijaksana dalam menggunakan uang, sebaiknya kamu membawa botol minum sendiri, dengan begitu setiap bulannya kamu bisa berhemat hingga Rp. 300 ribu. Dengan uang segitu, kamu lebih baik menabungnya guys.

4. Buat Anggaran Hangout

Berhemat bukan berarti kebutuhan hangout atau nongkrong di cafe kamu bersama teman tidak boleh dipenuhi. Tapi eh tapi, jangan berlebihan ya. Banyak anak kos yang ketika diajak teman keluar seperti nongki di kafe, mengiyakan terus sampai lupa diri kalau uang bulanannya sudah hampir habis.

Masukkan dalam anggaran kamu misalnya 3x dalam sebulan, dan jangan memesan makanan dan minuman yang mahal.

5. Cuci Pakaian Sendiri

Wahai anak muda, ingat kamu hidup di perantauan jadi kamu harus meminimalisir pengeluaran dengan hidup sederhana. Bukan berarti sekarang lagi trennya mencuci baju di jasa laundry, kamu juga ikut menggunakannya.

Sebagai perhitungan, anggap saja dalam seminggu pakaian kotormu mencapai 3 kg, jadi untuk membayar jasa laundry kamu mengeluarkan uang sekitar Rp. 6 ribu x 3 kg = Rp. 18.000. Jadi dalam sebulan kamu harus mengeluarkan uang 72 ribu.

Lain halnya kalau kamu mencuci pakaianmu sendiri, kamu hanya perlu membeli detergen dan pengharum pakaian sebesar Rp. 20 ribu yang bisa kamu pakai untuk mencuci selama satu bulan.

6. Berbagi Barang Belanja dengan Tetangga Kos

Cara menghemat uang bulanan anak kos tidak sesulit yang dibayangkan kok. Kamu bisa membuat kesepakatan dengan teman satu kosmu, misalnya saja kamu bisa membeli sapu dan pel dengan harga beli yang sudah dibagi.

Benda-benda yang kalian sudah beli itu, letakkan di luar kamar agar bisa dipakai bersama dengan orang yang ikut membayarnya. Dengan begitu kamu tidak perlu membeli sendiri barang-barang tersebut.

7. Membuat Laporan Keuangan Pribadi, Mencatat Anggaran dan Realisasi

Di artikel sebelumnya aku udah pernah berbagi betapa pentingnya dan bagaimana cara membuat laporan keuangan pribadi terlebih untuk perantau atau anak kos yang semua nya harus serba mandiri. Dengan rutin membuat anggaran keuangan dan realisasinya kita juga jadi tahu rekap belanja kita sebulan bagaimana. Post-post atau biaya mana aja yang ternyata bikin keuangan kita bocor.

Kadang dengan membuat laporan begini kita juga jadi tahu kita ada belanja yang nggak penting atau nggak perlu dan bikin kantorng kita lebih cepet melompong atau enggak gaes. Banyak lah manfaatnya. Belum pernah cobain? cobain deh…

Demikian tips belanja bulanan ala anak kos, anti minus di akhir bulan yang bisa kami bagikan. Hidup hemat memang sulit, tapi kalau kamu sudah terbiasa mengatur keuangan lebih bijaksana, kamu akan hidup sejahtera tanpa harus terlilit hutang. Semoga berhasil

0 Shares:
1 comment
  1. aku belajar buat laporan keuangan pribadi dari mbak kos, ehh kebawa sampe sekarang meskipun kadang nggak dicatet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.