Mengenal Risk to Reward Ratio di Dalam Trading, Trader Wajib Tahu!

Risk to Reward Ratio

Sudahkah Anda tahu apa itu Risk to Reward Ratio Trading? Jika belum baca artikel ini sampai habis ya! Di dalam artikel ini akan dibahas apa itu Risk to Reward Ratio yang sangat penting bagi para trader.

Dalam FX trading, strategi masuk ke dalam bagian risk manajemen. Nah, strategi tersebut akan membantu para trader untuk bisa mengatur risiko loss dan mendatangkan profit.  Lalu apa itu yang dimaksud dengan Risk to Reward Ratio Trading? Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Pengertian

Risk to Reward Ratio Trading merupakan perbandingan batas risiko rugi dan target profit dalam setiap transaksi yang Anda buat setiap membuka posisi trading. Sebelum melakukan trading, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui dan melihat apa syarat membuka posisi sudah terpenuhi.

Anda juga bisa melihat pergerakan harga apa sesuai dengan analisis atau belum, modal dan leverage apa sudah sesuai dengan kemampuan dan sebagainya.

Anda harus bisa menentukan berapa besar risiko yang harus Anda tanggung. Nah, resiko yang masih bisa ditoleransi 2% sampai 5% dari saldo modal. Setelah menentukan resiko Anda baru bisa menentukan target keuntungan dengan menggunakan Risk to Reward Ratio.

Strategi Menetapkan Risk to Reward Ratio Trading

Risk to Reward Ratio

Ada dua strategi yang bisa Anda lakukan untuk menetapkan Risk to Reward Ratio seperti berikut ini:

1. Multiple Lot Strategy

Anda bisa menggunakan strategi multiple lot  untuk memecah volume transaksi. Ketika posisi transaksi mengalami keuntungan, sebagian bisa diambil sedangkan sisanya bisa Anda gunakan untuk mengantisipasi pergerakan yang lebih jelas.

Misalnya Anda mengambil posisi buy 4 lot di harga 100 dengan risiko 50 pips. Harga naik ke 300 dan koreksi di 200, kemudian naik menuju 500. Anda bisa menerapkan strategi multiple lot ketika harga mencapai 300 kemudian menutup 2 lot atau setengah dari posisi transaksi.

2. Moving Stop Loss

Strategi yang satu ini digunakan ketika mengikuti trend harga atau follower. Pada strategi yang satu ini level risiko bisa dipindah sesuai dengan pergerakan trend. Strategi moving loss mengandalkan kemampuan trader dalam menilai risiko pasar.

Misalnya saja Anda mengambil posisi buy 1 lot di harga 100 dan risiko 50 pips. Kemudian harga naik ke 300 dan terkoreksi di harga 200 kemudian naik menuju 500. Trader bisa menerapkan strategi moving stop loss di area koreksi tersebut atau di kisaran 200 sehingga keuntungan bisa terus terjaga.

Kini Anda sudah tahu apa itu Risk to Reward Ratio Trading, nah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan Anda dalam trading Anda bisa trading di DCFX, pialang trading online yang satu ini sudah resmi dan legal karena sudah terdaftar di Bappebti membuat keamanan dana Anda terjamin, DCFX memiliki spread yang kompetitif dan biaya komisi rendah membuat keuntungan Anda semakin berlipat, yuk gabung bersama DCFX sekarang juga!

 

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

You May Also Like