Alasan Kenapa Perusahaan Harus Meninggalkan Pembukuan Manual dan Mulai Menggunakan Software Akuntansi

Kamu termasuk salah satu pengusaha atau pelaku bisnis yang masih melakukan pembukuan dengan cara manual seperti menggunakan Microsoft Excel? Yakin nggak menemukan banyak masalah ketika melakukan pembukuan dengan cara tersebut? Yakin juga belum mau beralih ke cara yang lebih modern dan tentunya jauh lebih praktis dengan menggunakan software akuntansi?



Nah di artikel kali ini aku akan membahas kenapa para pemilik atau pelaku bisnis sudah seharusnya mulai meninggalkan sistem kuno yaitu pembukuan menggunakan Microsoft Excel dan beralih ke software akuntansi.

software-akuntansi-vs-microsoft-excel
Aku menulis artikel ini dalam posisiku sebagai orang yang pernah mempelajari akuntansi saat menempuh pendidikan juga dalam posisiku sebagai praktisi alias orang yang pernah menjadi karyawan di beberapa perusahaan. Di mana perusahaan tersebut ada yang melakukan pembukuan masih menggunakan Microsoft Excel dan ada pula yang sudah menggunakan software akuntansi (perusahaan tempatku bekerja sekarang).

Meskipun hanya sebagai karyawan namun aku adalah user atau pengguna yang mengoperasikan laporan dengan Excel atau software tersebut. Tentu karyawan seperti aku lah yang bertugas menyusun laporan keuangan untuk nantinya digunakan oleh tim manajemen guna pengambilan keputusan. Nah, kali ini aku akan sharing tentang mana sih yang lebih efektif untuk pembukuan Apakah dengan cara manual atau dengan software akuntansi.

Memang faktanya masih banyak bisnis atau pelaku usaha yang masih menggunakan Microsoft Excel untuk mencatat semua transaksi dan aktivitas perusahaan sampai pembuatan laporan keuangan. Padahal penggunaan Microsoft Excel sebagai media pembuatan laporan ini sangat terbatas kemampuannya, belum lagi kerumitan rumus-rumus yang harus sangat diperhatikan detail serta keakuratannya. Pasalnya, ada perubahan sedikit dari formula atau rumus tersebut atau bahkan jika user nya tidak paham akan penggunaan formula yang ada justru akan bikin laporan yang dibuat menjadi kacau. Padahal kan laporan ini yang nantinya akan digunakan oleh para atasan atau top management untuk berbagai macam kepentingan. Nah berikut aku rangkum beberapa kelemahan dan bahayanya menggunakan Microsoft Excel sebagai pembukuan dengan cara manual.

Entry Data

Seperti kita ketahui ketika mengolah angka di Microsoft Excel terlebih yang berhubungan dengan pembukuan akuntansi tentu akan memakai berbagai macam rumus atau formula. Rumus yang biasanya dipakai dalam Microsoft Excel tak hanya sekadar rumus tambah atau kurang aja melainkan rumus-rumus Excel lainnya seperti VLOOKUP, HLOOKUP, IF, COUNTIF dan lain sebagainya.
Tentu hal ini mengharuskan seluruh user atau orang-orang yang pembentukan atau penyusunan laporan keuangan harus memahami penggunaan formula formula tersebut. Ada kekeliruan sedikit atau perubahan dari rumus-rumus bisa jadi efeknya sangat besar loh karena bisa merubah angka-angka hasil perhitungan selanjutnya. Karena itu pengerjaan laporan dengan Microsoft Excel memang membutuhkan ketelitian yang ekstra.
Berbeda dengan penggunaan software akuntansi di mana data-data yang terjadi sehari-hari tidak perlu dm3 satu persatu di Excel melainkan langsung dimasukkan dalam form yang telah disediakan pada sistem software.

History Atas Perubahan Data

Berkaitan dengan kesalahan entri atau input atau kondisi-kondisi tertentu dimana kita untuk perlu merubah data yang ada, maka jika kita menggunakan pembukuan dengan Microsoft Excel kita akan kesulitan mencari track record perubahan-perubahan yang sudah kita lakukan serta Kapan perubahan itu dilakukan. Berbeda dengan menggunakan software akuntansi yang pada umumnya bisa di cek cek perubahan-perubahan dilakukan sebelumnya.
  

Penyusunan Laporan Keuangan

Untuk membentuk dan menyusun laporan keuangan saat menggunakan pembukuan dengan Microsoft Excel maka banyak hal atau banyak transaksi yang harus kita input. Selesai entry data pun kita harus mengolahnya lagi dengan memperhatikan detail formula atau rumus yang kita gunakan.
Belum lagi kita harus memastikan apakah range cell ataupun kolom dalam perhitungan Excel sudah tepat. Karena terkadang saat menambah baris atau kolom dalam Excel kita terlupa untuk memperluas range sum data yang akan kita hitung. Belum lagi saat hendak menyusun laporan keuangan, kita harus memastikan link yang terdapat pada sheet jurnal umum, jurnal pembantu, buku besar, dan lain sebagainya sudah benar. Tentu hal ini akan sangat merepotkan dan makan waktu yang cukup lama.
dengan jika kita menggunakan software akuntansi. Kita tak perlu lagi pusing-pusing memikirkan formula atau rumus, dan link antar sheet Excel. Setelah semua data terinput kita hanya perlu beberapa klik saja untuk akhirnya bisa mengeluarkan laporan keuangan seperti laporan laba rugi, cash flow, neraca atau neraca saldo.

Potensi Kesalahan Penginputan Data

Pembukuan akuntansi secara manual menggunakan Microsoft Excel bisa jadi sangat mengkhawatirkan mengingat banyak perusahaan yang sudah mempunyai jumlah transaksi atau aktivitas yang cukup besar. Jika semuanya masih diinput secara manual tentu potensi kesalahan input dan kesalahan proses pengoperasian Microsoft Excel bisa berbahaya ya terhadap hasil atau angka-angka yang nantinya akan menjadi dasar pembuatan laporan keuangan.
Parahnya jika terjadi salah input transaksi atau data pada Microsoft Excel maka akan membutuhkan ekstra tenaga dan waktu untuk mencari kekeliruan nya dimana. Terlebih jika ternyata kita harus mengulang dari awal pencatatan transaksi tersebut.
Berbeda jika kita melakukan pembukuan dengan software akuntansi. Resiko salah ketik atau data terhapus sangat minim sekali karena dalam sistem biasanya terdapat fitur verifikasi yang harus dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang atau user tertentu yang ditunjuk sehingga selama verifikasi itu masih ada maka data tidak bisa diubah semau kita.

Saat Dibutuhkan Laporan Real Time oleh Top Manajemen

Untuk kepentingan tertentu biasanya para top manajemen menghendaki dikeluarkannya laporan-laporan real time seperti laporan produksi, laporan stok barang dagang, laporan piutang dan lain sebagainya. Jika masih menggunakan pembukuan dengan Microsoft Excel maka untuk nenyajikan laporan yang dikehendaki tersebut akan membutuhkan waktu yang lebih panjang dan tentu hal ini akan menghambat manajemen dalam mengambil keputusan bisnis.
Berbeda Jika kamu menggunakan software akuntansi untuk pembukuan. Hanya dengan beberapa klik saja laporan-laporan yang di bisa dihasilkan dengan data yang akurat. Ini disebabkan data atau transaksi harian sudah terinput secara rapi dalam sistem oleh user nya masing-masing sehingga saat membutuhkan laporan dari data-data kerja tidak akan membutuhkan waktu yang lama dan top management bisa langsung mengambil keputusan atau melihat kondisi perusahaan dari laporan itu.

Efisiensi Waktu

Dari semua pembahasan poin di atas, udah terlihat sekali bahwa menggunakan software akuntansiakan jauh lebih menghemat waktu daripada pembukuan dengan Microsoft Excel. Semakin besar perusahaan atau bisnis yang kamu miliki, tentu semakin banyak pula transaksi yang terjadi setiap hari. Pembuatan laporan yang berbelit-belit tentu akan menghambat #bisnismunaikkelas. Itulah kenapa penggunaan software akuntansi sangat recommended untuk semua para pelaku usaha baik mereka yang mempunyai bisnis besar maupun mereka yang masih tergolong UKM atau Usaha Kecil dan Menengah.


Artikel Terkait:  Hobi Koleksi Barbie Butuh Dana Cukup, Pakai Dana Dari digibank KTA
Fitur Pencatatan Aktiva / Asset Pada Software ACCURATE

Fitur Pencatatan Transaksi Penjualan Pada Software ACCURATE


Jangan Salah Pilih Software Akuntansi

Saat ini
ada banyak sekali perusahaan digital yang meluncurkan software akuntansi dengan
segala macam fitur dan kelebihan yang ditawarkan. Tapi sebagai praktisi di
dunia accounting aku sih menyarankan
untuk memilih dan menggunakan software akuntansi yang udah terbukti
kredibilitasnya baik di dunia bisnis maupun pendidikan yaitu software ACCURATE.
Jaman aku
kuliah di jurusan akuntansi dulu, software ACCURATE
jadi software percontohan untuk mempraktikan salah satu mata kuliah kalau nggak
salah matkul SIA atau Sistem Informasi
Akuntansi
. Sekarangpun di tempat kerja, aku dipertemukan lagi dengan
software ini. Dari pengalaman sebagai user
ACCURATE,
bisa aku bilang software ini sangat recommender karena fiturnya yang lengkap
dan memenuhi semua kebutuhan aktivitas di perusahaan tempatku bekerja.
Itulah
beberapa perbandingan pembukuan dengan cara
manual menggunakan Microsoft Excvel dan pembukuan by sistem di software
akuntansi
. Baik untuk user atau pemilik bisnis sendiri pasti penggunakan
software akuntansi akan jauh lebih memudahkan jalannya bisnis dan pembukuan.
Bisnis sebesar atau sekecil apapun jika tak dilakukan pembukuan dan pengawasan
yang baik dan benar tentu akan rawan fraud
/ kecurangan dan juga kesalahan. Baik yang disengaja ataupun yang tak
disengaja. Buat yang mau kepoin langsung software accurate itu seperti apa, langsung klik aja DISINI. 



Semangat menjadi lebih produktif bersama ACCURATE!

**
Artikel Terkait:  Rencanakan Masa Depan Anak dengan Tabungan BRI Junio

RINI NOVITA SARI




rinienoe46@gmail.com
IG @rinie_noe

0 Shares:
40 comments
  1. mba Rini, kalau ngerjain akunting biasa manual atau software? Katanya harus bisa dua-duanya ya, itu celoteh dari atasan saya. Karena jika mesin error, kita bisa mengerjakan secara manual walaupun agak ribet ya ngejurnal hehe

    1. alhamdulilah mbak gina bisa 2-2 nya,,

      pas kuliah kan belajarnya manual, di semeste2 akhir baru diterapkan disistem,

      di dunia kerjapun gitu, software atau sistem sebagai suporting sistem, kalau tugas entry data aja sih mungkin ga perlu bisa teknik manual, tapi kalau udah masuk analisis laporan keuangan yang bisa ngerjain manual pasti lebih cepet kasih solusi atau ngerjain jobnya. hehe

  2. Betul betul betul . . Pakai Excel itu harus jeli luar biasa. Kesalahan formula di satu cell bisa mempengaruhi hasil finalnya. Kalau software akuntansi kan memang sudah didesain sedemikian, tentunya dengan pengujian berulang-ulang. Pastinya lebih akurat.

  3. Pertanyaannya: Apakah dengan melakukan pembukuan melalui aplikasi, data yang kita buat bisa aman?
    Karena bagaimanapun system digital sekarang rentan terhadap peretasan data.

    1. setauku, semuanya ada resiko mas

      pake excel pun resiko hilang data atau rusak data

      Pake software online pun begitu, bisa hilang data

      yang sistem online bisa juga, tapi semuanya bisa diminimalisir asal rutin di backup, ada yang backp harian, mingguan atau bulanan.

      kalau kantorku sih backup harian mas, krna datanya byk, rawan kalau nggak mikirin hal keamanannya.

  4. Enaknya kalo pake software akuntansi itu bisa lebih efisien tenaga. Apalagi pake Accurate ini, yang bisa menghindarkan bisnis dari fraud.

    Etapi, temen saya jadinya bingung. Dia sekolah SMK jurusan akuntansi malah kalah sama software hihi

  5. Efisiensi dan kekauratan input data memang kunci banget. Seringkali, hanya menggunakan spreadsheet gratisan misalnya libre (calc) yang rentan salah input.

    Pelaku bisnis meski kecil, menurut saya ya memang sudah wajib memsukkan softwarer akuntasi ini sebagai modal kerja.

  6. Ok…sekarang zamannya accurate ya.. saya malah terakhir itu akrab dengan myob dan DEA….dan memang excell jauh kurang ketimbang aplikasi software akuntasi …

  7. Kalo ada yg mudah, kenapa tetap milih yg sulit. Ya kan mba? Hehehe. Hal paling enak pakai software adalah efisien waktu, sehingga bisa mengoptimasi tenaga buat ngerjain hal lain. Otak pun gak ruwet terus karena lihatin angka terus.

  8. Memang sih, kalau buat laporan keuangan ini lebih enak kalau pake software akuntansi. Apalagi kalau sudah perusahaan besar, kalau cuma mengandalkan Excel doang udah pasti susah banget. Karyawan juga pasti menjadi lebih berat bebannya kalau hanya pakai Excel

  9. Aku menggunakan exel untuk mencatat pemasukan pengeluaran uang rumah tangga, tapi ya sederhana aja 😀
    Nah kalau untuk bisnis seperti kantor/perusahaan memang sangat perlu ya menggunakan software akuntansi karena jauh lebih praktis, lebih mudah dan tentunya bisa menghemat waktu.

  10. Pake software memang lebih efisien ya..krna sdh didesain sesuai keperluan dan kapasitas nya jg mumpuni..cuma klo skala usahanya msh kecil mungkin lbh enak pake xcell aja

  11. Pake software memang lebih efisien ya..krna sdh didesain sesuai keperluan dan kapasitas nya jg mumpuni..cuma klo skala usahanya msh kecil mungkin lbh enak pake xcell aja

  12. Memang sih di era digital seperti ini kita pun harus siap untuk menyesuaikan yah. Laporan pun sebaiknya udah gak manual biar lebih praktis

  13. Software Accurate ini sangat membantu buat pelaku usaha terkhusus UMKM, pencatatannya sangat mudah dipelajari dan komplit juga untuk buat laporan keuangan ya kak.

  14. Ngerjain laporan pake excell? Duh udah tobat deh. Selain lama juga sangat riskan salah ketik dan input. Harus cek berulang-ulang sebelum bener-bener yakin kalau laporan sudah benar dan diserahkan ke atasan. Pake software akutansi udah paling bener hehehe

  15. Sekelas UKM/UMKM ada yang sudah menggunakan aplikasi pembukuan terbaru, maka logikanya perusahaan yg skalanya lbh besar, bs lebih canggih dong, tks
    Tfs Mbak Rin

  16. Software akuntasi ini sangat membantu dibagian keuangan ya, saya sendiri kurang tahu apakah kantor saya sudah menggunakan software akuntansi atau masih pakai excel, jarang berkomunikasi sama bagian keuangan hehehe…

  17. Software memang lebih banyak plusnya menurutku. Selain efisien waktu, tenaga, dan juga data bs disajikan lebih akurat. Apalagi pakai accurate ya mbak. Cocok digunakan utk pengusaha.

  18. Pake software memang jauh lebih baik dibanding pake excel yang rawan kesalahan apalagi kalau kita gak paham dengan rumus2 perhitungannya. Tetapi juga harus dibackup dengan data manual juga sih menurutku

  19. Enak banget ya jaman now udah ada aplikasi/softwarenya jadi praktis, pasti berguna banget apalagi untuk bisnis-bisnis baru yang mulai harus rapi pencatatan keuangannya. Mahal nggak nih mba softwarenya?

  20. Zaman saya masih kuliah, paling lemah matkul akuntansi hahaha. Kalau pakai software gini jadi bisa lebih mudah kali, ya 😀

  21. Softwares akuntansi pastinya lebih unggul daripada yang biasa. Lebih nudah digunakan, lebih lengkap, dan efisien. Biayanya biasanya juga lebih terjangkau ya, daripada berpusing den akuntansi manual atau membayar akuntan

  22. Penasaran pengin coba. Aku termasuk yg konvensional banget nih, senengnya masih nulis2 di buku. Kalo pake yg digital malah suka lupa…kenapa ya? hehehe

  23. Ini masih jadi pro kontra khususnya bagi orang-orang jadul sih hihihi.
    Saya dulu, suka heran saat main ke divisi akunting, mereka tuh kerja berkali-kali.
    Milah data, nulis di buku meski nomornya doang, terus entri di excel, terakhir baru entry di software.
    Ya ampuuunnn lamaahh hahaha.
    Sementara saya butuh data buat laporan pengendalian.
    Alhasil, saya bikin team sendiri buat catatin pengeluaran dan pemasukan juga, sungguh tidak praktis hahaha.

    Tapi, saat saya minta team akunting untuk fokus entry di software aja biar mudah ambil data, mereka beralasan, kalau data eror di software , rempong kalau ga ada back upnya.

  24. Gak harus hafalin formula Microsoft Excel yah softwarenya udah memudahkan banget dalam masalah pembukuan keuangan

  25. I learnt accounting traditionally.. S1 AKu accounting walaupun ngga pernah formally aku pakai dalam pekerjaan. Software memang membantu but you gotta master the real knowledge..

  26. Jaman sekarang, teknologi makin canggih tentunya harus diikuti dengan teknologi yang mendukung pekerjaan juga

  27. Kalau pakai Excel kita harus menghafal rumus ya mbak….belum lagi kalau rumusnya salah hasilnya pun pasti salah. Namun kalau pakai software akuntansi kita tinggal input data maka program akan berjalan dg sendirinya. Memang perusahaan hrs terus update informasi bila tidak ingin ketinggalan jaman. Termasuk dalam hal pembuatan laporan keuangan. TFS mbak.

  28. Jadi nggak perlu paham atau kuliah akuntansi ya untuk bisa menggunakan software accurate ini?
    Enak banget jadinya bikin laporan keuangan perusahaan

  29. Saat ini sudah banyak pengembang aplikasi yang bisa meringankan pekerjaan kita salah satunya aplikasi Accurate ini.

    Ga harus pintar coding seperti menggunakan ms excel, kalo salah menginput kode atau rumus saja hasilnya bisa berbeda.

    like this lah, supaya parra pekerja juga bisa sedikit rileks dan jadi banyak waktu untuk jalan jalan kalo pekerjaannya terbantu oleh sebuah aplikasi.

  30. Jaman sekarang yah semua makin berkembang, kalo dulu saya belajar hitung menghitung waktu sekolah kejuruan masih pake buku yang gede tuh. Sekarang makin mudah cukup gunakan aplikasi kan. Saya sebagai pebisnis pun mulai belajar banyak untuk menggunakan software berhubung memikirkan efisiensi juga.

  31. Penting bamget penggunaan software akuntansi di masa digital seperti ini. Kalau nggak kita atau pelaku usaha bakal ketinggalan teknologi dan kehabisan resource seperti waktu dan tenaga.

  32. Saya setuju si kalau aplikasi memudahkan banget! Walau saya tetap mengakui kalau ms. Excel powerful dan fleksibel, tapi seperti yang mbak dini bilang, kurang praktis tampilannya. apalagi untuk orang awam ya…. Mending pakai aplikasi dan rutin download backup data rawnya aja kan ya….

  33. Bisnis zaman sekarang mudah banget ya pembukuan aja digital, jadi neraca keuangan perusahaan bisa lebih rapi

  34. Akuntansi itu rumit.
    Mengenalnya selama 4th belum juga aku paham
    Hahahhaa

    Tapi bersyukur banget hadir aplikasi sejenis ini. Hidupku mudaaah..

  35. Memang lebih baik menggunakan software akuntansi seperti Accurate ini ya Mbak, kalau pakai Excel bingung. Formulanya dan sebagainya. Apalagi kalau harus pakai logika IF.

  36. Kayak perlu juga install accurate aku tu. Aju make excel dan itu bikin suka lupa sana rumus. Ampek pernah nnaya ku tu ke temen kerja dulu.

    Thankz infonya Mbak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.