Besarnya Manfaat Internet Bagi Kinerja Tax Officer Perusahaan Sepertiku

manfaat internet bagi staff pajak atau tax officer

Bagaimana perasaan kamu jika kamu diberikan tanggung jawab pekerjaan, yang jika pekerjaan kamu tidak beres, perusahaan bisa merugi karena harus membayar sanksi denda jutaan, puluhan hingga ratusan juta rupiah?

***

Terdengar mengerikan ya? Takut disuruh ganti dendanya, duit dari mana? aduh!!

Itu juga pikiranku pertama kali saat Pak Manajer menyampaikan kalau aku dapat kesempatan berpindah posisi di kantor. Tentu saja sebagai karyawan yang ingin berkembang, aku menerima tawaran dari Manajerku.

Meski begitu, ternyata tanggung jawab dan risiko dari job desc baruku nanti akan lebih besar daripada sebelumnya. Bahkan bisa aja kesalahan atau ketidaktepatanku saat melakukan tugas nanti membuat perusahaan merugi.

Percaya atau tidak? kinerja ku sebagai staff pajak cukup bergantung dengan koneksi internet baik di kantor maupun di rumah, karena tak jarang aku harus bawa pulang kerjaan disebabkan kerjaanku yang overload. Apalagi saat aku harus Work From Home beberapa bulan di masa pandemi kemarin. Laptop dan internet adalah hal yang paling berperan besar untukku menyelesaikan semua kewajiban pekerjaan.

Emang apa aja manfaat internet dan seberapa besar kebutuhan internet bagi tax officer sepertiku?

***

Singkat cerita, udah 3 tahun terakhir ini aku mengemban tugas baru sebagai staff pajak di kantor. Aku yang seorang lulusan akuntansi, mendapat kesempatan berpindah posisi dari yang tadinya staff accounting menjadi staff pajak berbekal sertifikat dan ilmu perpajakan yang aku peroleh dari les BREVET PAJAK A dan B seusai lulus kuliah dulu.

Sebelum menjadi tax officer, aku sudah menjalani kehidupan sebagai staff accounting selama 5 tahun lebih di perusahaan tempatku bekerja sebelumnya. Jadi, perbedaan tugas dan tanggung jawabnya memang jelas banget aku rasakan sendiri.

Aku sudah pernah cerita seputar pengalamanku saat jadi staff accounting di beberapa artikel lama seperti : tips wawancara accounting, job desk dan tanggung jawab staff accounting, juga berapa gaji staff accounting untuk fresh graduate.

Tugas dan Tanggung Jawabku sebagai Tax Officer di Perusahaan Swasta

Kedua posisi baik staff accounting dan staff pajak tentu sama-sama krusial di perusahaan. Keduanya tak bisa lepas dari yang namanya bisnis, mau seperti apa bentuk usaha maupun skala bisnisnya.

Sederhananya, staff accounting bertugas menyusun laporan keuangan bisnis atau perusahaan dalam satu periode bisnis, misalnya bulanan atau tahunan. Laporan ini nantinya akan dimanfaatkan oleh banyak pihak, salah satunya adalah Top Management untuk keperluan pengambilan keputusan / make decision. Sedangkan staff pajak bertugas membayar pajak perusahaan dan melaporkannya kepada negara.

Yang temen-temen harus tahu, membayar dan melaporkan pajak itu WAJIB ya di negara tercinta kita ini, baik untuk orang pribadi maupun bagi badan / perusahaan yang sudah memiliki NPWP. Dan sifat dari pajak ini sendiri adalah MEMAKSA. Yap, emang sewajib itu.

“Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat” – Pasal 1 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2007 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN”

Orang pribadi dan perusahaan yang taat pajak harus tepat waktu membayar karena uang pajak yang kita setorkan akan menjadi sumber pemasukan untuk negara kita ini. Untuk pembangunan jalan atau sarana umum, waduk, untuk pendidikan, kesehatan dan kebutuhan belanja negara lainnya.

Dan untuk membayarkan pajak perusahaan ke negara, tentu bukan proses singkat yang 5 menit aja selesai. Ada serangkaian laporan yang harus disusun agar pajak yang dibayarkan emang sesuai dengan yang seharusnya.

Bukan angka perkiraan atau angka ngasal ya. Semua nominal pajak yang dilaporkan dan dibayarkan harus ada bukti transaksinya yang valid. Karena sanksi denda bukan hanya dikenakan jika telat lapor, tapi juga kalau yang dilaporkan tidak mencerminkan kondisi sesungguhnya.

Sampai sini paham kan gaes, seperti apa gambaran tugas dan tanggung jawab seorang tax officer sepertiku? semoga mudah dipahami yah.

Jenis Pajak Perusahaan yang Harus Aku (Tax Officer) Bayar dan Laporkan

Dalam bisnis, contohnya di perusahaan tempatku bekerja, ada beberapa macam atau jenis pajak yang harus aku bayar dan laporkan. Uniknya, setiap jenis pajak ini mempunyai deadline atau batas waktu pembayaran dan pelaporan yang berbeda-beda.

Sekali lagi ku tegaskan, pajak-pajak ini sifatnya memaksa dan wajib. Di Indonesia sendiri sistem pembayaran dan pelaporan pajak adalah menggunakan sistem SELF ASSESMENT, artinya kita sendiri yang harus merekap, menghitung, membayar dan melaporkan pajak tersebut ke negara. Bukan kita nunggu dihitungkan pegawai pajak lalu kita tinggal bayar aja gitu yah kawan-kawan.

Sebelum bahas itu, aku jelaskan sedikit tentang jenis-jenis pajaknya dalam ilustrasi berikut ya.

Jenis-jenis pajak dan batas bayar dan lapor nya yaitu :

2. pph 21
2. pph 21
Jenis Pajak untuk Bisnis dan Batas Bayar serta Batas Lapornya
1. ppn
2. pph 21
pph 22
pph 23
PPh Final Pasal 4 ayat 2
pph pasal 25
ph pasal 26
PPh Pasal 29
previous arrow
next arrow

Manfaat Internet Bagi Tax Officer

Peranan Internet Bagi Job Description Staff Pajak

Yap, gambar di atas mewakili beberapa tugasku sebagai staff pajak yang harus menggunakan internet untuk menyelesaikan semua job desc nya.

Kebutuhan internet paling besar adalah untuk pembuatan faktur pajak penjualan. Aku membuat faktur pajak berdasarkan data penjualan harian ke customer. PPn yang tercantum pada faktur pajak harus dibayar oleh customer bersamaan dengan pembayaran tagihan.

Transaksi perpajakan ini paling banyak karena dalam sehari saja kami bisa membuat hingga ratusan faktur pajak. Dan pembuatan faktur pajak ini hanya bisa dilakukan secara online melalui aplikasi E-Faktur Destop (online) resmi dari Direktorat Jenderal Pajak.

Selain itu, aku juga harus lapor pajak jenis lain seperti PPh 23, PPh 25, PPh Final dan lainnya di melalui website djponline.pajak.go.id sesuai dengan deadline atau batas lapor masing-masing.

2022 ini, pemerintah atau kementrian keuangan banyak mengeluarkan kebijakan atau aturan baru yang tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK), Undang-undang, Peraturan Direktur Jenderal Pajak (PER) dan lain sebagainya. Dan yang bertugas dan berkewajiban memahami semua aturan dan ketentuan itu tentu aja staff pajak.

Memang salah satu seninya menjadi staff pajak adalah harus update berita terkini terutama masalah kebijakan-kebijakan yang berkaitan sama bisnis dan pajak.

Tugasku juga begitu, setiap ada aturan perpajakan baru, aku harus mempelajari setiap detailnya lewat internet, berdiskusi dengan grup-grup tax officer lain, konsultasi dengan Account Representative dari Kantor Pajak, juga mengikuti pelatihan dan sosialiasi online terkait penerapan aturan-aturan tersebut.

Tak jarang, aturan atau ketentuan yang terbit akan menimbulkan persepsi yang berbeda-beda dari tiap pembacanya. Jadilah kantor pajak sering mengadakan sosialiasi online via zoom atau google meet untuk semua wajib pajak yang ada di wilayah kerja mereka.

Semua itu hanya bisa aku lakukan dan ikuti hanya jika aku punya device baik laptop, komputer maupun handphone yang terkoneksi dengan internet yang stabil.

Semua Proses Pembayaran dan Pelaporan Perpajakan Kini Dilakukan Secara Online

Dulu, kita para tax officer tidak bergantung 100% pada internet karena proses pelaporan pajak bisa bisa dilakukan dengan mendatangi kantor pajak atau KPP dimana perusahaan kita terdaftar sebagai wajib pajak.

Jadi dalam sebulan aku bisa beberapa kali mendatangi kantor pajak, mengambil nomor antrian, menunggu dipanggil nomornya, menuju loket kantor pajak, menyerahkan dokumen dan menunggu diterbitkannya tanda bukti pelaporan pajak jika dokumen pembayaran dan pelaporannya sudah dinyatakan OK.

Tapi sejak beberapa tahun lalu, DJP atau Direktorat Jenderal Pajak membuat terobosan baru dimana semua aktivitas offline yang seharusnya membuat kami mendatangi kantor pajak, kini semua bisa dilakukan secara online melalui website https://djponline.pajak.go.id/ darimanapun selama ada koneksi internet yang lancar.

Sebagai kuasa yang diberikan wewenang oleh manajemen untuk melaporkan kewajiban perpajakan sih jujur aku happy dan terbantu banget karena selama koneksi internet di kantor OK, aku bisa melaporkan pajak.

Jadi aku lebih dimudahkan dan waktu ku nggak terbuang sia-sia di jalan. Waktu perjalanan 2-3 jam yang biasanya harus ku tempuh (karena Surabaya macet ya) bisa aku pakai untuk mengerjakan pekerjaan yang lain. Jadi jauh lebih efisien banget sejak bisa lapor semuanya via online melalui aplikasi dan website Direktorat Jenderal Pajak.

Staff Pajak Tetap Bisa AKtivitas Seperti Biasa Meski Work FromHome Asal Ada Koneksi Internet

Tak hanya itu, adanya fasilitas pelaporan pajak online juga sangat memudahkanku bekerja meski harus Work From Home. Selama kerja di rumah, aku tetap bisa berkomunikasi dengan rekan kerja, juga tetap bisa membuat laporan pajak seperti biasanya.

Apa Risikonya jika Tax Officer Sampai Telat Lapor dan Bayar Pajak Perusahaan ke Negara

Adanya fasilitas lapor pajak secara online memang sangat membantu tapi bukan nggak mungkin kita tetap berisiko telat lapor. Pengalamanku bekerja sebagai staff pajak hingga sekarang, memang lah terasa banget kalau kami bekerja dengan tuntutan deadline yang sangat ketat dan non-negotiable.

Bahkan sejak pertama kali aku dipindahkan posisi dari staff accounting ke staff pajak, seniorku udah ngingetin harus catat semua deadlinenya, dan atur cara kerja sendiri gimana caranya biar semua tepat waktu.

percakapan dengan pak ismail tentang deadline
Pesan Senior Tax Staff di Kantor ke Aku Saat Aku Baru Dipindah Posisi, Beliau nya Bergeser Juga Naik Jabatan

 

Bahkan harus diusahakan nggak sakit dan nggak ijin untuk tak masuk kerja saat laporan pajak belum. Artinya, posisi pekerjaanku kini emang mengharuskanku memproses dan memastikan pembayaran dan pelaporan pajak harus dilakukan sebelum deadline tiba.

Yap, karena kita nggak pernah tahu kapan kita sakit atau ada keperluan yang membuat kita nggak masuk kerbutuh ijin nggak masuk urgent, misal ada musibah atau apa. Harus pastikan juga misal mau ijin atau semacamnya, rekan kerja lainnya udah ada yang siap mem-backup pekerjaan.

Karena risiko dari keterlambatan bayar dan lapor ini emang nyata adanya. Risiko keterlambatan bayar dan lapor ini bisa berupa sanksi denda ke perusahaan (karena memang ada aturan tertulisnya dari kementerian keuangan) dan juga bisa aja sanksi dari kantor kalau sampai merugikan secara finansial. Kalau aku jabarin, berikut ini risiko yang bisa jadi kerugian kantorku dan juga bisa jadi kerugianku sendiri, diantaranya:

1. Sanksi Bayar Denda

Karena pajak sifatnya memaksa dan wajib, tentulah ada konsekuensinya kalau perusahaan tempatku kerja nggak bayar dan lapor tepat waktu. Besaran sanksi denda dari masing-masing jenis pajak juga beda-beda loh, aku buatkan ilustrasinya nih sebagai gambaran.

Sanksi Denda Pajak
Infografis dibuat oleh CelotehDiniHari, sumber data diambil dari: www.pajakku.com

Tentu aja yang harus bayar sanksi ini adalah perusahaan, tapi sebagai pekerja yang punya tanggung jawab menyelesaikan urusan ini, tentu nggak enak hati dong kalau perusahaan harus merugi dan bayar denda karena efek pekerjaan kita yang nggak beres.

Kalau sampai perusahaan bayar denda karena kerjaan yang kita beres juga jadi pertanda kalau kinerja kita sebagai tax officer nggak OK dong. Karena sebenarnya ada banyak cara untuk mengantisipasi agar perusahaan bisa bayar dan lapor pajak tepat waktu dan nggak sampai kena sanksi.

2. Kinerja yang Dianggap Turun

Semua pekerja atau karyawan tentu dituntut untuk bisa mengerjakan semua job desc yang diberikan, termasuk aku. ya namanya kerja sama orang dan menerima gaji sebagai hak kita, tentu imbal baliknya kita juga harus menuntaskan kewajiban pekerjaan kita kan?

Tapi apa jadinya kalau kita nggak bisa dengan benar dan tepat melakukan pekerjaan kita? Ya emang sih manusia termasuk karyawan pasti bisa keliru dan salah, tapi seberapa besar dampak atau efeknya bagi perusahaan ini kan yang bisa jadi pertimbangan manajemen menilai kinerja kita.

Di perusahaanku sendiri, kalau ada karyawan kantor atau pabrik yang lalai, sengaja atau nggak sengaja melakukan sesuatu sehingga menghambat kinerja divisi lain, membuat perusahaan merugi bisa dikenai sanksi berupa scoring, seperti rapor merah gitu loh.

Efeknya, bisa jadi bonus tahunan turun, kenaikan gaji minim karena sesuai performa kerja, atau bahkan di PHK jika kesalahan fatal.

Penyebab Telat Lapor Pajak Emang Apa Aja?

Ada beberapa hal baik faktor eksternal atau internal yang bisa bikin kita sebagai tax officer berpotensi melakukan kesalahan baik itu telat lapor atau salah melakukan pelaporan. Untuk case telat lapor yang aku bahas di artikel ini, aku rangkum beberapa penyebabnya sebagai berikut berdasarkan pengalaman kerja.

1. Cara Atur Timeline Kerja yang Kurang Tepat

Setiap bulannya, aku harus membuat rekap dan membayar PPh 21, PPh 23 dan PPh Final di tanggal maksimal tanggal 10 lalu batas lapornya maksimal tanggal 20. Seusai itu aku harus siapkan pembayaran dan laporan PPh 25 Maksimal tanggal 15. Lalu menyiapkan pelaporan SPT PPn untuk maksimal di akhir bulan, sedangkan membuat faktur pajak harus dilakukan setiap hari agar proses penagihan invoice ke customer bisa berjalan.

Situasi Meja Kerja Saat Batas Lapor Pajak di Depan Mata

Dengan banyaknya transaksi di perusahaan tempatku kerja setiap hari, praktis dokumen yang harus direkap dan disiapkan sebagai basis data pelaporan pajak banyak banget. Ini pasti dialami sama selurus tax officer di Indonesia.

Karena itu, wajib bagi kami membagi timeline kerja sesuai batas lapor dan bayar pajak yang kami handle. Bagi yang kacau mengatur timeline kerja dan nggak tau mana pekerjaan tax officer yang harus didahulukan, udah pasti akan kelabakan saat batas bayar dan lapor pajak udah di depan mata.

Kalau temen-temen yang berteman sama aku di instagram dan liat storyku pasti tau deh, nggak jarang aku harus lembur sampai malam di kantor buat menyelesaikan satu dan lain hal terkait pekerjaan ini. Karena batas bayar dan lapornya yang nggak bisa dinegosiasi ini, jadilah lembur jadi solusi agar kami bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

2. Koneksi Internet yang Terhambat

Ini yang paling nyebelin, karena proses sebelum bayar pajak yaitu pembuatan ID Billing dan juga proses lapor pajak semua dilakukan secara online lewat komputer atau laptop, maka kami sangat bergantung sama koneksi internet di kantor kami.

Koneksi internet yang lancar itu harga mati buat tax officer. Trust me, tax officer itu nggak bisa kerja tanpa sambungan internet. Kan hal yang konyol kalau sampai kinerja kita diragukan sama atasan atau manajemen hanya karena alasan “internetnya ngadat, pak, bu”.

Masa iya hanya gara-gara koneksi internet buruk sampai membuat perusahaan dikenai sanksi denda?

 

Bersama IndiHome: Mudahkan Tax Officer Melakukan Aktivitas Tanpa Batas Bahkan Saat Work From Home Sekalipun

Sebagai karyawan yang sudah terbiasa bekerja lebih dari 10 tahun, aku paham betul yang namanya tanggung jawab atas pekerjaan apalagi saat kita kerja dan hidup dari gaji yang diberikan orang lain. Karenanya, aku selalu berusaha sebisa mungkin mengerjakan apapun job desc yang diberikan oleh perusahaan tanpa perlu sambat sana sini.

Salah satu caraku untuk bisa mengerjakan semua pekerjaan yang dipercayakan ke aku adalah dengan membuat schedule kerja yang rapi, menulis notes di dekat layar PC, juga bela-belain lembur kalau emang pekerjaan udah overload.

Tapi meski begitu, sekeras apa usahaku dan serapi apa timeline kerja yang aku susun, akan berantakan dan kacau juga kalau aku nggak didukung oleh faktor-faktor dari luar salah satunya dari koneksi internet yang lancar.

Emang ada banyak bagian pekerjaan di kantor yang nggak ketergantungan dengan internet, misalnya aja bagian staff accounting, posisi dimana aku dulu ditempatkan. Untuk pekerjaan harian atau laporan keuangan internal, nggak perlu tuh pakai internet. Kecuali kalau mau kirim email atau menerima email dari atau ke luar perusahaan aja.

Tapi kalau tax officer beda lagi, contoh kecil pembuatan Faktur Pajak yang wajib dilakukan tiap hari. Nggak akan bisa tuh kita buat tanpa adanya internet yang lancar, karena faktur pajak dibuat secara online melalui aplikasi E-Faktur milik Direktorat Jenderal Pajak. Internet yang kurang lancar bisa membuat Faktur Pajak yang kita bikin  direject terus oleh sistem. Artinya Faktur Pajak gagal dibuat dan ini akan menghambat pekerjaan tax officer banget.

Kalau sampai kejadian, Tim IT (Internet dan Teknologi) yang ada di kantor bisa aku komplen terus-terusan kalau sampai komputer lemot atau internetnya ngadat. Untungnya hal-hal demikian nggak pernah terjadi di kantorku, seenggaknya selama 3 tahun lebih aku ada di posisi tax officer yah.

Semua pekerjaanku alhamdulillah masih aman dan bisa terkendali. Berkat support layanan internet dari IndiHome yang dipakai kantorku. 

Aku nggak tau pasti kapan kantorku mulai memakai IndiHome, tapi yang pasti sebagai user atau penggunanya, aku merasa sangat terbantu dengan koneksi internet yang stabil dari IndiHome. Nggak kebayang kalau pakai layanan internet yang kurang stabil koneksinya, bisa-bisa aku dibikin emosi karena masalah internet doang kali ya 🙂

Aku juga nggak tau kenapa manajemen memilih IndiHome dibandingkan layanan internet yang lainnya. Namun pasti bukan tanpa alasan karena peran internet buat kelangsungan bisnis perusahaan tempatku kerja juga besar banget.

Yang aku tahu, IndiHome membuatku bisa bekerja dengan lancar, melaporkan pajak tepat waktu, bisa browsing dan baca-baca materi dan aturan perpajakan terbaru dengan update dan juga cepat. Efeknya tentu besar buatku, kerjaan tuntas, bisa info ke atasan tentang aturan pajak terbaru dan bisa segera menyesuaikan dengan sistem kerja di kantor, atasan happy, apalagi akuuuuuu.

Pandemi dan Work From Home Tidak Menggugurkan Kewajiban Perpajakan dan Batas Waktu Lapor

Pandemi dan Work From Home Tidak Menggugurkan Kewajiban Perpajakan dan Batas Waktu Lapor

Saat pandemi covid-19 yang berlangsung beberapa tahun ke belakang kemarin, kantorku juga menerapkan WFH atau Work From Home. Sayangnya, meski pandemi dan banyak kantor atau usaha menerapkan Kerja dari ruman, tapi dari Direktorat Jenderal Pajak nggak mengeluarkan kebijakan untuk memperpanjang batas lapor pajak perusahaan.

Terus gimana cara kerja para tax officer sepertiku?

Yap, untungnya karena semua pelaporan pajak sekarang sudah online lewat aplikasi dan website resmi Direktorat Jenderal Pajak, jadilah alhamdulillah aku tetap bisa kerja dan bisa menyelesaikan semua kewajiban perpajakan dengan baik dari rumah dalam beberapa bulan Work From Home.

Sesekali dalam seminggu aku tetap masuk ke kantor hanya untuk mengambil data atau dokumen yang diperlukan untuk kerja di rumah, dan sesekali juga untuk minta tanda tangan ke manajer.

Bersyukur banget karena di rumah pasang layanan dari IndiHome. Semua pekerjaan beres dengan support internet dari IndiHome dan nggak perlu harus tethering internet dari HP yang bisa bikin HP cepet panas.

Aku bisa tetep kerja seperti biasa, komunikasi dengan rekan kantor lain bahkan saat kerja di komputerku aku bisa sambil nonton hiburan film Netflix dari iPad ku dengan lancar dan stabil meski banyak device online bersamaan.

Nggak heran kalau layanan IndiHome ini udah jadi jaman baheula jadi kebanggaan masyarakat Indonesia. Nggak heran juga kalau ada yang sebut layanan internet untuk rumah dan kantor, pasti yang pertama terbesit di pikiran adalah “IndiHome”. Ya ternyata karena se-melekat itu layanan IndiHome ke masyarakat luas ya.

Aku sama suami juga secara pribadi berlangganan IndiHome di rumah. Rumah suami kebetulan memang sudah pasang IndiHome dari lama. Dan memang pakai IndiHome di rumah bikin kami bisa berhemat paket data internet loh.

Aku sendiri pakai 2 HP, 1 PC dan 1 Laptop untuk kerja freelance dan ngeblog di rumah. Suami pakai 1 Hp dan 1 Ipad buat kami nonton Netflix. Bayangkan kalau aku dan suami 100% pakai data internet dari HP dan harus aku tethering untuk semua device yang kami gunakan, bisa habis berapa ratus ribu lebih loh itu. Apalagi kalau malam sepulang kerja dan weekend aku nggak pernah matiin komputer dan ipad sampai jam 1 malam, buat kerja sambil nonton drakor atau youtube. hehe.

Dan Agustus nanti aku kan pindah ke rumah yang aku dan suami lagi bangun (karena emang baru jadi), rumahku nanti juga alhamdulillah bisa aku pasang layanan internet IndiHome, jadi nanti aku bisa lebih leluasa nih pakai layanan IndiHome.

Kalau temen-temen punya kebiasaan dan kebutuhan yang sama kayak aku dan suami, temen-temen bisa pilih Paket IndiHome (Dengan Akses Netflix) loh, Worth it sih menurutku paket yang ini, karena kita bakal dapat koneksi internet 50 mbps yang bisa kita gunakan 10-12 perangkat (pas banget buatku 4 device, sisanya boleh buat suami, wkwkwk). Selain itu kita  juga bisa dapat layanan telepon 100 menit dan udah termasuk UseeTV Go, Netflix dan juga Disney+ Hotstar. Yummy!!!!

Kenalan Lebih Dekat dengan IndiHome dan myIndiHome

IndiHome adalah layanan digital yang menyediakan layanan internet, telepon rumah, juga TV Interaktif/IPTV (IndiHome TV) dengan beragam paket dan layanan yang ditawarkan. Paket IndiHome bisa kita pilih sesuai kebutuhan kita. Mau itu dipakai di rumah, di kantor, di cafe, bahkan di warkop sekalipun jika memang kamu punya bisnis-bisnis tersebut, hehe.

IndiHome atau Digital HOME adalah produk layanan dari IndiHome sebagai layanan fixed broadband unggulan milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, (Telkom) yang menawarkan paket layanan komunikasi serta data mulai dari telepon rumah (voice), internet (Internet on Fiber atau High Speed Internet), dan layanan televisi interaktif (USee TV Cable, IP TV). Yang sangat memudahkan adalah karena adalah 3 layanan di atas tadi bisa hadir dalam satu paket 3 in 1 loh.

Keunggulan IndiHome

IndiHome sendiri sudah beroperasi atau diluncurkan sejak tahun 2015. Ada banyak provider layanan internet yang menawarkan berbagai fitur menarik. Tapi hanya IndiHome yang memiliki berbagai keunggulan lengkap yang bisa menjawab semua kebutuhan kamu. 

Kamu tentu pernah dengar nama IndiHome kan? Pastilah. IndiHome adalah nama yang bisa diandalkan untuk memenuhi keperluan kita di rumah yang tidak bisa lepas dari internet. Berikut adalah beberapa keunggulan dari IndiHome yang perlu kamu ketahui. 

  • Jaringan IndiHome Luas berkualitas dengan Internet Cepat dan Stabil

Tahu nggak sih, kalau saat ini, jaringan IndiHome udah tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Temen-temen kalau mau cek ketersediaan IndiHome di daerah kalian bisa cek website IndiHome.co.id atau https://myih.telkom.co.id/check-coverage/map atau aplikasi myIndiHome ya.

Kamu bisa menjumpai IndiHome baik di kota besar maupun kecil. Jaringannya sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Teman-temen bisa memeriksa apakah rumah kalian sudah termasuk dalam jaringan layanan IndiHome. 

IndiHome memakai jaringan fiber optic yang memungkinkan untuk mentransfer data sampai 100 Mbps. Teman – teman bisa memakai internet yang lebih cepat dan dijamin gak akan buat bete karena loading lama.

Selain itu, jaringan IndiHome tetap stabil meski banyak pengguna yang memakai akses internet berbarengan. Jadi, cocok untuk keluarga kecil, maupun besar. Kita bisa main game online, streaming YouTube, nonton film bersamaan serumah tanpa ada masalah.

Kamu juga tidak perlu khawatir kalau hujan deras atau angin kencang bisa merusak jaringannya. IndiHome sudah pakai kabel serat optik yang terbukti handal dipakai bahkan pada cuaca ekstrim sekalipun. 

  • Cara Pembayaran yang Beragam Bisa Dilakukan darimana Saja

Bukan cuma layanannya yang lengkap, IndiHome juga memikirkan kemudahan dalam pembayaran. Kita jadi kebantu banget karena ada banyak opsi pembayarannya. Jadi, tidak perlu datang ke kantor untuk bayar langsung.

Teman – teman bisa bayar tagihan memakai aplikasi myIndiHome. Opsi lain bisa disesuaikan dengan aktivitas kamu dengan membayar melalui: Plasa Telkom, Aplikasi LinkAja, Kantor Pos, Jaringan ATM (Mandiri, BNI, BRI, BCA), E-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, GoPay dan OVO, juga Alfamart, Indomaret dan lain sebagainya.

  • Bisa Telepon dengan Jernih dan Lancar

Kamu yang butuh layanan telepon tidak akan kecewa dengan paket internet plus nelpon dari IndiHome. Jaringan internetnya bisa diandalkan, layanan teleponnya juga stabil dan lancar. Kamu yang butuh layanan telepon yang jernih dan minim gangguan bisa banget memakai IndiHome di rumah. 

  • IndiHome Terus Berinovasi

Kabar baiknya lagi, IndiHome sebagai andalan Internetnya Indonesia ini terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan internet yang lebih baik bagi masyarakat. Salah satu layanan yang diunggulkan IndiHome adalah internet fibernya.

Berdasarkan kutipan dari situs https://www.cnbcindonesia.com/, layanan fixed broadband dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang merilis IndiHome, senantiasa berupaya untuk menghasilkan berbagai inovasi untuk menghadirkan layanan internet terbaik di Indonesia.

Inovasi terbaru yang disosialisasikan adalah perbaikan ratio Upload dan Download (UL:DL) untuk memastikan proses upload user kian cepat, adanya peningkatan throughput dan bandwidth aktual yang terukur, serta penurunan latency agar pelanggan IndiHome dapat berselancar internet semakin cepat dan stabil.

Bukan cuma itu saja, IndiHome juga didukung dengan Higher Speed Same Price, yaitu program penyesuaian kecepatan internet yang lebih tinggi dan kencang untuk pelanggan, tanpa adanya biaya tambahan. Asik banget bukan ?

IndiHome mengusung konsep Window of Entertainment yang membuat fiturnya makin menarik. Teman – teman dapat menikmati berbagai pilihan konten menarik mulai dari TV Interaktif, Minipack Channel TV, add-on, 10 OTT partner (Disney+Hotstar, Vision+, VIU, CATCHPLAY+, MOLA, Vidio, WeTV, Lionsgate Play, HBO Go, dan Gameqoo). 

Pelanggan IndiHome dimanjakan dengan berbagai inovasi yang tiada henti, jadi kita bisa memilih paket IndiHome yang paling pas untuk kita. Khususnya dengan adanya paket bebas tanpa batas atau Paket Buy Your Own Device (BYOD) untuk pelanggan  memiliki perangkat resmi dari Telkom. 

Jangan lupa ada juga Paket Pembayaran di Depan (PDD) dimana user IndiHome berhak mendapatkan diskon sampai 30%. Inovasi terbaru dari IndiHome adalah sinergi dengan Telkom Group khususnya Telkomsel dengan penjualan IndiHome Halo, IndiHome Orbit, dan IndiHome+. Jadi makin lengkap deh !

  • Bisa Putar Ulang Tayangan Favorit Cocok Untuk Kamu yang Sibuk

Teman – teman yang memiliki tayangan favorit tapi tidak bisa selalu menonton pada jam tayangnya, tidak perlu khawatir. IndiHome TV dilengkapi dengan Fitur yang bisa memutar kembali tayangan sampai 7 hari sebelumnya. 

Kamu yang sedang sibuk atau kelupaan nonton tayangan kesukaan, kini bisa mengejar ketinggalan memutar kembali tayangan yang kita ingin tonton. Seru banget kan! Aktivitas bisa jalan terus dan hiburan pun tetap bisa dilakukan sesuai dengan jadwal kita. 

  • Pilihan Paket Lengkap Sesuai Kebutuhan Bikin Lebih Hemat

Semua paket dari IndiHome disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pada umumnya. Ada yang memiliki aktivitas online yang tinggi ada juga yang butuh paket untuk nonton, internetan dan juga melakukan telepon. Kamu tinggal pilih deh sesuai dengan kebutuhanmu dan orang lain yang tinggal serumah denganmu. 

Ada banyak paket yang bisa dipilih oleh kamu sesuai kebutuhan. Yang suka main game, untuk keperluan sekolah dan kerja atau dipadu dengan kesenangan nonton. Beberapa opsi paket IndiHome adalah sebagai berikut:

  • Paket IndiHome 1P (Internet Only)
  • Paket IndiHome 2P (Internet + TV)
  • Paket IndiHome 2P (Internet + Phone)
  • Paket IndiHome 3P (Internet + TV + Phone)
  • Paket High Speed untuk koneksi internet kencang dengan IndiHome
  • Paket Gamer

Kalian bisa datangi halaman https://IndiHome.co.id/paket/daftar untuk informasi lebih lengkapnya. Disana sudah dijelaskan dengan detail. Jadi, kamu bisa lebih fleksibel memilih salah satu paketnya. 

Transaksi IndiHome Lebih Mudah Mudah Dalam Genggaman dengan myIndiHome

  • Internet: IndiHome hadir dengan menawarkan berbagai pilihan kecepatan Internet hingga 300Mbps
  • TV Interaktif: TV interaktif memungkinkan kita untuk menonton beragam acara TV favorit dengan berbagai fitur menarik seperti Pause and Rewind, Video on Demand, TV Storage dan lain sebagainya.
  • Telepon Rumah: kualitas telepon dengan jaringan IndiHome sangat jernih, kita bisa bebas nelpon dengan telepon rumah hingga 100 menit sesuai pilihan paket yang dipilih

Kini berlangganan IndiHome makin mudah loh, cukup kita install aplikasi myIndiHome dari smartphone kita, lalu kita bisa aktivasi OTT Video Streaming, berlangganan fitur tambahan atau add on, lapor gangguan, cek dan bayar tagihan, cek Poin myIndiHome, info pemakaian, serta layanan menarik langsung dari aplikasi.

Jadi, Seberapa Besar Peran Sambungan Internet Bagi Penunjang Kerja Tax Officer

Overall, beneran deh, kalau temen-temen yang mempunyai profesi atau pekerjaan yang sama denganku, temen-temen pasti setuju dengan menggunakan layanan internet terbaik seperti IndiHome perannya besar banget buat tax officer.

Dengan layanan internet yang lancar membuat kita bisa melakukan Aktivitas Tanpa Batas untuk kepentingan pekerjaan dan bisnis perusahaan yang semua kita lakukan secara online, mulai dari bikin Faktur Pajak penjualan, download dan mempelajari peraturan pajak terbaru, mengikuti zoom meeting, webinar atau sosialisasi peraturan terbaru dari kantor pajak, membuat id billing untuk proses pembayaran pajak perusahaan ke negara, sampai proses pelaporan pajak dan keluar BPE atau Bukti Penerimaan Elektronik sebagai tanda laporan kita sudah diterima Direktorat Jenderal Pajak. 

Buat temen-temen yang kerja sebagai tax officer tapi internet di kantornya sering mengalami gangguan atau dirasa terlalu lambat dan kurang bisa mensupport pekerjaan kamu, coba deh ajukan ke manajemen buat ganti pakai layanan internet dari IndiHome aja. Aku yakin manajemen kantor kalian juga akan welcome kok dengan saran kalian karena semua juga untuk kepentingan perusahaan kok.

Jangan sampai ya, kinerja kamu sebagai tax officer di kantor jadi kurang OK hanya gara-gara pekerjaan yang nggak beres dan salah satu penyebabnya karena koneksi internet yang kurang mendukung.

Kalau ingin tahu lebih banyak tentang paket yang ditawarkan oleh IndiHome beserta kisaran harga dan fitur-fitur lainnya, kalian bisa langsung berkunjung ke website IndiHome yaitu IndiHome.co.id atau bisa juga mampir ke akun instagram mereka yaitu @IndiHome

Itu dia beberapa ceritaku tentang manfaat internet dan pentingnya internet bagi seorang staff pajak. Semoga karir kalian di posisi staff pajak lancar terus dan selamat menikmati koneksi internet dari IndiHome dan selamat berkarya dan melakukan Aktivitas Tanpa Batas dengan Internetnya Indonesia!

 

Referensi:

  • https://indihome.co.id/paket/daftar
  • https://indihome.co.id/
  • https://www.pajakku.com/read/61631b1a4c0e791c3760b7e8/Batas-Waktu-Penyetoran-dan-Pelaporan-Pajak
  • https://www.online-pajak.com/seputar-pajakpay/sanksi-tidak-melakukan-pembayaran-pajak
  • https://news.ddtc.co.id/telat-lapor-spt-tahunan-selain-denda-ada-risiko-kena-sanksi-bunga-39034
  • https://www.cnbcindonesia.com/tech/20220420142028-37-333214/cek-deh-ini-sederet-inovasi-indihome-demi-internet-ngebut
0 Shares:
11 comments
  1. Ngeri juga ngebayangin ya, hhaa… Semangat mbaa.

    Aku pun juga butuh koneksi internet cepat, biar ga stress klo scrolling, hhaa

  2. UNTUNG sEKARANG ADA INTERNET YA KAK, JADI MEMUDAHKAN PRODUKTIVITAS DARI MANA AJA, TERUTAMA MASALAH PEKERJAAN. ANYWAY, KEREN BGT NIH JOBNYA. NGGAK KEBAYANG PUSINGNYA NGURUS TAX PERUSAHAAN, SEMOGA SELALU DIMUDAHKAN ^^

  3. Deg-degan kalau sampai telat bayar pajak terutama kalau itu tempat kita bekerja ya mba. Lengkap banget pembahasannya

  4. wah betul ya, apa jadinya gaka da internet, kebayang deh runyem banget kerjaan begitu 🙁 semakin canggih teknologi, semakin memudahkan kita ya 🙂

  5. beneran deh mbaa aku pun membayangkan gimana tuh yaa kantor2 kalo gak ada internet, auto mati gaya ngga sih mbaa T___T

  6. Alhamdulillah ya indihome hadir menemani kerjaan kita baik di rumah atau di kantor, mengerjakan pekerjaan tanpa internet kencang stabil adalah keperluan amat penting

    1. Betul sekali Kak, sekarang era 4.0 mengharuskan kita terhubung dengan internet yang koneksinya baik.
      Di perusahaan yang menggunakan mesin-mesinpun sudah dilengkapi sensor yang pembacaan & warning nya terhubung ke internet yang mana para Inspector & ENGINEER wajib mengetahui hal tersebut.
      Nah, tanpa koneksi internet yang baik maka sangat sulit untuk mengetahui informasi yang dikirimkan sensor tersebut, jika mesin telat mendapatkan PENANGANAN, maka menyebabkan kerusakan yang artinya akan menyebabkan kerugian material maupun waktu produksi.

  7. Asyiiik bentar lagi pindah rumah baru. Makin asyiknya bisa pasang indihome juga. Pulang kerja makin betah deh di rumah baru.
    Btw…puyeng yah urusan pajak, apalagi pajak perusahaan…

  8. masya Allahaku membacanya sambil dredeg , pekerjaan yanggak mudah tapi keren mbak rini bisa sampai dititik karir ini. Bener ya bahwa di era saat ini internet menjadi sarana kita menyelesaikan pekerjaan dan harus pandai pilih provider ya. akupun pakai indihome di rumah

  9. ga kebayang kalau inet ga ada,,, capek harus mondar mandir ngurus ini itu nya, setor sana bayar sini lapor sana sini. (pengalaman waktu ngurus keuangan kantor, ketika belum komputerisasi)…. syukurlah dengan hadirnya inet semakin dimudahkan dalam mengelola sesuatu… baik kerjaan dan hiburan semuanya ada… indihome hadir sebagai salah satu perusahaan besar yang menyediakan inet, dan melihat peluang tersebut

  10. Manfaat internet emang nggak diragukan lagi ya. Kayaknya udah jadi kebutuhan semua orang termasuk untuk urusan pekerjaan termasuk tax officer. Nah, untuk akses internet saya juga pun mengandalkan indihome yang jaringannya emang terkenal stabil dan cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

You May Also Like