5 Tips Membuat CV Lolos Screening HR, Penting bagi Pelamar Kerja!

Tips Membuat CV Lolos Screening HR

Sudah menjadi hal umum jika seorang pelamar kerja harus menyertakan sejumlah dokumen penting yang mendukung lamarannya. Beberapa di antaranya adalah bukti identitas diri, ijazah dan yang tak kalah penting yaitu CV alias curriculum vitae. CV lamaran kerja bisa dibilang sebagai kunci untuk menunjukkan kelebihan dan pengalaman.

Menembus ketatnya persaingan di dunia kerja tidak bisa hanya dengan mengajukan lamaran dengan CV yang biasa saja. CV yang diajukan harus bisa menarik perhatian HR (human resource) atau orang yang bertugas untuk merekrut pegawai. Dengan begitu, maka kesempatan untuk diterima kerja akan lebih besar.

Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Menarik

Tips Membuat CV Lolos Screening HR

HR umumnya melakukan screening selama beberapa detik pada seluruh CV yang masuk. Screening dilakukan agar waktu tidak habis untuk melihat keseluruhan lamaran secara detail. Hanya CV yang menarik saat HR melakukan screening yang akan diperhitungkan. Maka jangan sembarangan membuat CV. Perhatikan tips berikut ini:

  • Sesuaikan Desain CV dengan Posisi yang Dilamar

Di era modern ini, CV atau riwayat hidup telah berkembang dengan banyak pilihan desain. CV untuk melamar kerja tidak lagi terlihat monoton, melainkan lebih menarik secara visual dengan berbagai desain yang bisa dipilih. Meski ada banyak pilihan desain, pastikan menggunakan salah satu yang sesuai dengan posisi yang dilamar.

Ketika melamar untuk pekerjaan di perusahaan besar dalam bidang bisnis misalnya, Anda harus membuat CV formal. Pilih desain yang tidak banyak detail dan memiliki satu warna yang dominan. Sementara jika melamar untuk pekerjaan non formal, CV bisa dibuat dalam desain yang lebih casual.

  • Pastikan CV Mudah Dibaca

Beragamnya pilihan desain dalam membuat CV kekinian tidak seharusnya membuat Anda berkreasi terlalu banyak. Tetap penting untuk memerhatikan kesesuaian antara desain, tema warna, layout hingga jenis huruf. Gunanya agar CV mudah dibaca oleh HR dalam proses screening yang hanya beberapa saat.

Pilih jenis huruf formal tanpa banyak aksen. Atur juga huruf dalam ukuran yang pas. Selanjutnya, tentukan warna huruf yang sesuai dengan layout. Untuk memastikan apakah CV mudah dibaca, Anda bisa mencetaknya. Tidak ada salahnya juga meminta orang lain untuk menilai sebelum mengirimkan CV pada HR.

  • Tandai Bagian Penting

CV yang sudah menarik dari segi tampilan mungkin saja masih akan diabaikan oleh HR jika tidak ada fokus yang ditekankan. Oleh karena itu, Anda bisa menandai bagian-bagian penting dari CV. Misalnya jika Anda ingin menunjukkan keahlian tertentu, buatlah menjadi tulisan bercetak tebal agar langsung diperhatikan oleh HR.

Selain pada bagian yang menunjukkan keahlian, cetak tebal juga bisa diaplikasikan pada pernyataan tentang posisi pekerjaan sebelumnya. Ini penting untuk meyakinkan HR tentang pengetahuan dasar pelamar. Pada bagian pengalaman kerja maupun magang juga bisa ditulis dengan huruf tebal.

  • Buat CV yang Efektif

CV merupakan alat untuk menunjukkan kemampuan dan pengalaman agar terlihat menarik bagi HR. Namun bukan berarti CV bisa dibuat dengan deskripsi yang terlalu panjang hingga menjadikannya terlalu tebal. Sebaiknya, buat CV seefektif mungkin sehingga HR tidak merasa waktunya tersita untuk memeriksa riwayat hidup pelamar.

Cara membuat CV yang efektif adalah dengan memperhatikan pilihan kata. Gunakan kata yang maknanya jelas sehingga deskripsi tidak bertele-tele. Hindari pula memberikan klaim diri yang berlebihan. Sebaliknya, tunjukkan pencapaian atau prestasi yang sudah pernah Anda dapatkan.

  • Berikan Informasi yang Jujur dan Relevan

Sebagai langkah awal untuk masuk ke tahap berikutnya, CV memang harus dibuat dengan branding diri yang baik. Akan tetapi, pastikan semua informasi mengenai pengalaman, keahlian maupun pendidikan ditulis sesuai fakta. Sebab jika menambahkan informasi yang tidak jujur, nantinya justru akan merugikan diri sendiri.

Informasi yang dicantumkan dalam CV juga harus relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Artinya, hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan tersebut sebaiknya tidak disertakan. HR akan menganggap CV yang demikian tidak relevan sehingga tidak akan meloloskannya ke tahap selanjutnya.

CV yang akan lolos screening oleh HR adalah riwayat hidup yang memiliki tampilan menarik, berisi informasi sebenarnya dan bisa dibaca secara efektif. HR akan mempertimbangkan CV yang sekilas sudah mampu menarik perhatian, maka perhatikan tips-tips penting dalam membuatnya.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

You May Also Like