Memulai Bisnis Jastip Menguntungkan dengan Tabungan Mata Uang Asing

tabungan mata uang asing

Memulai Bisnis Jastip Menguntungkan dengan Tabungan Mata Uang Asing – Bisnis jasa titip atau dikenal dengan Jastip kian populer, terutama jasa titip dari luar negeri. Metode yang digunakan konsumen dapat memesan produk tertentu di kota yang dapat dijangkau penyedia jastip. Selanjutnya penyedia jasa membelikan barang sesuai pesanan dan mengirimkan ke alamat konsumen.

Memulai Bisnis Jastip Menguntungkan dengan Tabungan Mata Uang Asing

Jika kamu sering bepergian ke luar negeri, kamu bisa mengambil peluang menerima jastip di sela waktu jalan-jalan. Bisa jalan-jalan dan dapat uang tambahan pasti lebih menyenangkan. tertarik untuk mencobanya? Berikut tips yang perlu kamu ketahui:

1. Biaya dan Tarif

Sebagai sebuah bisnis tentunya kamu perlu mempertimbangkan keuntungan yang ingin kamu dapat. Mempertimbangkan akomodasi menuju tempat pembelian barang. Besaran tarif bisa dihitung per barang untuk mendapat untung dari jasa yang telah kamu berikan. Tetapkan tarif yang masuk akal untuk mendapat kepercayaan konsumen, misal 5% atau 10% dari harga barang.

2. Memahami Target Pasar

Jika kamu berniat menjalankan bisnis Jastip secara serius, maka memahami target pasar penting untuk dilakukan. Pertama dengan menentukan target pasar, bisa dimulai dari orang terdekat, kerabat atau teman. Kemudian kumpulkan informasi produk yang disukai, patokan harga dan sebagainya. kamu harus paham yang diinginkan target pasar agar mau menggunakan jasa kamu.

3. Menentukan Jenis Produk

Semakin besar bisnis jastip, pasti ribet jika harus melayani semua permintaan, apalagi hanya untuk satu barang. Akan lebih baik menentukan jenis produk bisa dilayani serta lokasi pembelian. Hal ini dapat membantu pekerjaan kamu lebih efisien, tidak perlu berputar-putar untuk mencari satu persatu barang. Tentunya dalam menentukan barang dengan mempertimbangkan target pasar. Misalnya fokus pembelian pakaian dan tas di Singapura.

4. Membuka Akun Valas

Transaksi pembayaran untuk segala pembelian barang titipan di luar negeri tentu tidak bisa dilakukan dengan mata uang Rupiah (Rp). Namun jika kamu harus melakukan penukaran setiap kali bepergian juga kurang efektif. Solusinya adalah dengan membuka tabungan mata uang asing atau akun valas.

Kamu dapat membuka rekening dalam mata uang negara tujuan atau multi currency account. Dana yang tersimpan dapat dipakai bertransaksi saat melakukan perjalanan ke luar negeri untuk jalan-jalan atau menyelesaikan misi Jastip.

Buka tabungan valas di Aplikasi digibank by DBS bisa menjadi pilihan. digibank memberikan kemudahan membuka tabungan mata uang asing hanya dengan klik di aplikasi tanpa harus datang ke cabang. Kini ada 10 mata uang asing yang dapat dimiliki dalam satu rekening. Dengan mudah bisa mengatur dan terima kapan saja dan di mana saja sesuai kebutuhan.

Keuntungan dari digibank Rekening Valas

Membuka tabungan mata uang asing atau digibank rekening valas, kamu akan mendapat manfaat yang merupakan kemudahan dalam bertransaksi dan keuntungan simpanan. Berikut manfaat digibank rekening valas,

  • Simpan dalam 10 mata uang asing yakni , USD, SGD, AUD, EUR, GBP, CAD, CHF, HKD, JPY dan NZD
  • Nilai tukar dan bunga kompetitif
  • Tanpa biaya rekening dan biaya konversi
  • Akses 24/7 tanpa perlu ke cabang

Cara Membuka Rekening Valas

Cara membuka rekening valas digibank by DBS tidak jauh beda dengan membuka rekening biasa sebab memang sebagai rekening tambahan.

  1. Pastikan kamu sudah memiliki tabungan rupiah. digibank Rekening Valas hanya dapat dibuka sebagai rekening tambahan dari rekening simpanan yang sudah ada.
  2. Kewarganegaraan Indonesia dan berdomisili di Indonesia.
  3. Jika kamu sudah memiliki rekening valas namun dalam status dormant, segera aktifkan rekening berstatus dormant di Kantor Cabang Bank DBS Indonesia.

Kemudahan yang diberikan digibank by DBS untuk membuka tabungan valuta asing bisa membantu bisnis jastipmu.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.