Bersama Merajut Asa untuk Masa Depan Keluarga dengan Investasi Aman dan Menguntungkan, EBA-Ritel

persiapkan masa depan dengan investasi EBA-RITEL

Masa depan adalah milik mereka yang menyiapkan hari ini. Meski masih misteri, tapi pasangan suami istri yang kerap berdiskusi tentang perencanaan keuangan, bukan tak mungkin bisa menentukan masa depan mulai sekarang.

***

Tanggal 18 Desember di tahun lalu (2021) suami mengucap Ijab Kabul di depan orang tua ku, keluarga, dan juga para saksi. Usia pernikahan yang terbilang masih muda dan jauh dari kata mapan.

Kami sadar bahwa setelah menikah akan ada banyak hal yang berubah untuk pribadi kami masing-masing. Dulu kami yang cari uang untuk menghidupi diri sendiri, sekarang harus lebih fokus memikirkan kehidupan bersama sebagai keluarga.

Tantangan kami sebagai suami istri yang menikah di era yang makin maju ini adalah makin besarnya biaya kebutuhan hidup yang harus dipenuhi mulai dari mahalnya bahan makanan, biaya kesehatan yang juga makin tinggi, biaya pendidikan anak dan masih banyak lagi.

Apalagi kami berdua tinggal di kota besar, yaitu Surabaya. Kota dimana hampir semuanya serba mahal dari tahun ke tahun. Dan tentu, sebagai pasangan suami istri, sekarang kami udah nggak bisa lagi hanya berfokus untuk hidup di saat ini aja. Namun kami juga harus lebih banyak memikirkan masa depan.

Jelas, semuanya butuh biaya yang tak sedikit. Meski aku dan suami sama-sama karyawan swasta dan berpenghasilan tetap setiap bulannya, tapi tetap aja untuk mencapai semua tujuan kami tadi tak akan semudah membalikkan telapak tangan.

Adalah proses yang panjang untuk kami bisa menaiki tangga kehidupan bersama dan menggapai mimpi kami satu per satu di masa depan. Jadi ya, kami nikmati aja semua prosesnya ☺

Daftar isi: sembunyikan

Membahas Tujuan Keuangan Masa Depan Membuat Rumah Tangga Kami Lebih Menyenangkan

persiapkan masa depan dengan investasi EBA-RITEL

Bermimpi bersama pasangan tersayang bisa jadi salah satu kegiatan yang paling menyenangkan sekaligus bisa meneguhkan rasa satu sama lain. Karena di situ, akan nampak antusias, niat dan kesungguhan pasangan akan kehidupan bersama bukan hanya untuk saat ini, tapi untuk beberapa tahun bahkan puluhan tahun kemudian.

Merangkai impian untuk masa depan juga jadi salah satu cara kami menegaskan kembali komitmen satu sama lain loh. Kami kerap membicarakan impian mulai dari hal terkecil, bahkan dimulai saat kami sedang merencanakan pernikahan.

Sebelum menikah dulu, aku dan suami punya keinginan tinggal di rumah sendiri. Yap, ingin beli rumah sendiri. Terlebih aku yang sudah sepuluh tahun lebih hidup sepuluh tahun lebih hidup sebagai anak kos di kota orang.

Keinginan itu terus menggebu-nggebu meski tampaknya berat kami raih. Namun nyatanya, setelah kami sepakat dan berniat untuk berhemat di biaya pernikahan dan perintilannya, kami pun bisa merealisasikan mimpi kami membeli rumah dengan KPR di tahun pertama pernikahan kami.

Dan meski kini kami telah tinggal di rumah sendiri, mimpi kami belum usai. Kami rangkai kembali mimpi keluarga kecil kami yang lain seperti mengumpulkan dana darurat, menyiapkan biaya anak (persalinan, tumbuh kembang, bahkan pendidikan anak) meski kami saat ini belum diberikan rezeki anak tersebut. Tak lupa kami juga siapkan proteksi untuk kesehatan kami.

Selain itu, kami yang sudah menahun bekerja sebagai karyawan swasta ini juga punya mimpi untuk memiliki bisnis bersama entah membuka toko / agen bahan pokok atau membuka warkop/cafe di Sidoarjo.

persiapkan masa depan dengan investasi EBA-RITEL

Semua mimpi ini kami diskusikan bareng-bareng. Meski mungkin sekilas terkesan “berkhayal” karena membicarakan masa depan terlalu dini, tapi kami yakin dengan semangat dan strategi yang matang, merealisasikan mimpi menjadi kenyataan hanyalah masalah waktu aja. Insyaallah ya, semoga Allah meridhoi niat baik kami.

Disiplin Rencanakan Keuangan adalah Kunci Wujudkan Mimpi dan Persiapan Masa Depan Keluarga Kami

Setiap pasangan rumah tangga pasti punya strategi masing-masing untuk persiapan masa depannya, termasuk kami. Dengan kesadaran bahwa kami kini hanya bisa bergantung satu sama lain tanpa bantuan finansial keluarga lain, juga karena kami bukanlah karyawan dengan penghasilan “sultan”, maka cara yang harus kami tempuh juga lebih keras dari biasanya.

persiapkan masa depan dengan investasi EBA-RITEL

Kami memutuskan untuk tak mengadakan pesta besar-besaran saat menikah. Kami juga hanya mengadakan pesta pernikahan di satu tempat yaitu di desa asalku, Kebumen. Tak ada acara mewah untuk lamaran, juga tak mengikuti trend masa kini misalnya dengan mengadakan bridal shower, invite bridesmaid dan lain sebagainya.

Meski bukan rangkaian pernikahan impian banyak pasangan, tapi begitulah cara kami menyiasati agar uang tabungan berdua tak habis untuk pesta pernikahan, melainkan masih menyisakan uang untuk kami gunakan sebagai Down Payment pembelian rumah masa depan yang sekarang udah kami tempati.

persiapkan masa depan dengan investasi EBA-RITEL

Namun tak berhenti di situ, masih banyak impian kami ke depan yang juga membutuhkan kerjasama sebagai pasangan. Dan ini yang kami lakukan untuk merencanakan keuangan masa depan keluarga:

  • Pahami Kondisi Keuangan Rumah Tangga dan Perbesar Penghasilan

Pertama, kami harus paham kondisi keuangan rumah tangga. Kami yang sama-sama bekerja sebagai karyawan swasta memiliki penghasilan yang tetap. Alhamdulillah untuk kebutuhan pokok, kebutuhan dapur, bayar tagihan dan cicilan masih tercukupi. Namun, kami paham, karena kami punya banyak tujuan keuangan yang tentu semuanya tak murah, maka kami tak bisa kalau hanya mengandalkan penghasilan utama aja.

Kami pun sama-sama berusaha untuk memperbesar penghasilan masing-masing dengan mencari side job agar kami bisa lebih mempunyai cukup dana untuk kami tabung atau tempatkan untuk investasi guna persiapan masa depan keluarga kecil kami.

persiapkan masa depan dengan investasi EBA-RITEL

Saat ini, aku fokus mencari side job sebagai blogger, freelance content writer dan membuka bisnis digital noedigitalmedia.com, sedangkan suami kini berfokus memperbanyak portofolio dan jualan foto di situs microstock seperti shutterstock dan lain sebagainya.

  • Kerjasama dan Terbuka Masalah Keuangan

Kami adalah pasangan yang sepakat untuk terbuka masalah keuangan baik itu hutang, pendapatan dan lain sebagainya. Kami juga sepakat melakukan tugas dan kewajiban masing-masing. Bahkan hal ini udah kami sepakati dari awal pernikahan.

Kebetulan suami memintaku untuk mengontrol semua pengeluaran rumah tangga yang ada. Jadi penghasilan suami dan penghasilanku, setelah dikurangi untuk kebutuhan pribadi, dimasukkan ke rekening khusus untuk rumah tangga. Lalu aku yang akan membayarkan semua tagihan dan kebutuhan yang ada. Sedangkan suami selalu sigap membantu belanja bulanan dan kebutuhan lain setiap bulannya.

  • Tentukan Prioritas

Setelah menikah, penghasilanku dan suami jadi satu. Meski begitu, pengeluaran kami juga tentu akan bertambah, karena itu kami mendiskusikan sejak awal apa sebenarnya tujuan keuangan yang ingin kami berdua capai.

Setelah itu, kami sepakati cara untuk mencapainya. Misalkan aja untuk persalinan dan pendidikan anak nantinya, setiap bulan kami sisihkan minimal 10% dari penghasilan kami berdua dan kami masukan ke instrumen investasi tertentu.

Begitu juga untuk tujuan keuangan lain misalnya dana darurat atau menabung untuk modal bisnis. Kami urutkan mana yang ingin kami capai terlebih dulu untuk menghindari perselisihan dan juga agar kami bisa fokus mencapainya.

  • Buat Anggaran Rumah Tangga

Membuat anggaran rumah tangga buat kami tuh penting banget. Bahkan wajib!

Dengan membuat anggaran rumah tangga kami jadi lebih mudah mengendalikan pengeluaran setiap bulannya. Kami juga jadi lebih mudah mengontrol biaya yang sudah tampak berlebihan. Dan tentu membuat kami lebih mudah membedakan mana biaya yang digunakan untuk kebutuhan juga mana yang digunakan untuk memenuhi keinginan.

Biasanya aku yang ditunjuk sebagai manajer keuangan rumah tangga oleh suami rutin mencatat semua sumber penghasilan (penghasilan suami dan penghasilanku), lalu kebutuhan pokok dan juga kewajiban atau hutang yang harus diprioritaskan. Tak lupa juga mencatat biaya bulanan seperti tagihan listrik, internet, air, dan sebagainya.

Dengan cara ini, setiap bulannya kami jadi tahu berapa biaya yang dibutuhkan dan berapa uang yang masih bisa di gunakan untuk kepentingan lain misalnya untuk menabung atau investasi guna mencapai tujuan keuangan kami yang lain.

  • Siapkan Dana Darurat dan Proteksi Penghasilan

Pandemi kemarin sedikit menyakitkan untuk beberapa teman dekat ku. Beberapa dari mereka terpaksa harus kehilangan pekerjaan karena PHK sepihak dari perusahaan tempat mereka bekerja.

Kenyataan ini cukup menjadi tamparan bagi kami yang keduanya adalah karyawan swasta adalah adanya kemungkinan pemberhentian kerja atau PHK sewaktu-waktu. Karena itu, menyiapkan dana darurat adalah HAL YANG WAJIB untuk mengantisipasi hal demikian.

Tak ada jaminan kami bisa bekerja dengan nyaman di tempat yang sama atau jaminan kami bisa mendapat pekerjaan pengganti secepat yang kami mau. Biasanya kami juga sisihkan 10% dari penghasilan kami untuk menutup dana darurat yang kami targetan 6x pengeluaran bulanan rumah tangga.

Selain dana darurat, kami juga siapkan asuransi untuk memproteksi keuangan. Kami pakai BPJS untuk proteksi kesehatan dan asuransi swasta untuk asuransi jiwa juga asuransi kendaraan karena hampir setiap hari kami harus naik mobil untuk beraktivitas.

Semenjak menyiapkan dana darurat dan asuransi, kami jadi berasa lebih siap buat melangkah karena merasa lebih aman. Pun jika naudzubillah terjadi hal buruk, setidaknya uang yang kami siapkan khusus untuk masa depan keluarga misal untuk pendidikan anak tak akan mudah terpakai.

  • Investasi untuk Kembangkan Aset

persiapkan masa depan dengan investasi EBA-RITEL

Setelah menyiapkan dana darurat dan asuransi, kami berlanjut ke next level dimana banyak mimpi kami tempatkan mulai dari persiapan persalinan, pendidikan anak, modal bisnis dan lain sebagainya.

Setiap bulannya, baik dari penghasilan utama juga dari side job kami sisihkan sekian persen untuk beberapa tujuan investasi tadi. Porsi menyisihkan dananya berbeda-beda tergantung mana yang ingin kami capai dulu. Yang pasti, alhamdulillah kami masih konsisten melakukannya sejak awal pernikahan kami, 1 tahun yang lalu.

persiapkan masa depan dengan investasi EBA-RITEL

Kami memilih menempatkan dana untuk persiapkan masa depan keluarga di beberapa instrumen investasi yang berpotensi memberikan return atau keuntungan. Meski nominal yang kami investasikan perbulannya tak sampai puluhan juta, tapi karena kami konsisten melakukannya, alhamdulillah modal investasinya kian bulan kian bertambah. Belum lagi hasil keuntungan yang kami peroleh. Sedikit demi sedikit bisa menambah nilai investasi kami.

EBA-Ritel, Pilihan Diversifikasi Investasi yang Tepat untuk Optimalkan Keuntungan dan Persiapan Masa Depan Keluarga

EBA-Ritel, Pilihan Diversifikasi Investasi yang Tepat untuk Optimalkan Keuntungan dan Persiapan Masa Depan Keluarga

Diversifikasi investasi atau penyebaran dana ke dalam beberapa jenis investasi adalah salah satu strategi investasi yang tujuannya selain untuk mengoptimalkan keuntungan, juga untuk meminimalisir risiko yang tak lepas dari investasi itu sendiri.

Seperti quote klasik seputar investasi yang bilang “Don’t Put Your Eggs In One Basket”, begitu pun cara yang kami lakukan.

Sejauh yang aku paham dan aku pelajari selama 2 tahun memulai investasi, tak akan ada investasi yang aman 100%. Banyak jenis investasi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Seperti sifatnya, high risk high return, jenis investasi yang diharapkan memberi keuntungan yang tinggi biasanya risikonya juga tinggi, pun begitu sebaliknya. Karena itu, kami juga menempatkan dana setiap bulannya ke dalam beberapa jenis investasi mulai dari Reksadana, Saham, Obligasi Pemerintah dan juga EBA-Ritel.

Kenapa kok nggak fokus investasi di satu instrumen aja sih?

Ya itu tadi, kami ingin memperkecil risiko investasi, misal kami investasi di Saham aja, maka jika nilai saham kita turun ya artinya total investasi kita merugi. Tapi kalau kami investasi di beberapa instrumen investasi, misal nilai portofolio saham kami turun, tapi karena nilai investasi kami di Reksadana dan EBA-Ritel kami naik melebihi besaran penurunan nilai investasi saham, maka total investasi kami masih untung.

Dan jika semuanya mengalami kenaikan nilai, maka total nilai investasi kami akan naik lebih optimal (naik semua), paham kan?

Nah sekarang kenapa kami memilih EBA-Ritel?

Mungkin sebagian temen-temen masih asing dengan jenis investasi satu ini. Nah nggak usah pusing, akan aku jabarin semoga bisa mencerahkan ya.

Apa itu EBA-Ritel?

EBA-Ritel (Efek Bangunan Aset-Surat Partisipasi Ritel) adalah instrumen investasi yang terbilang baru jika dibandingkan Reksadana, Obligasi atau Saham. Meski begitu, investasi satu ini cukup menarik untuk kita pilih sebagai pilihan penempatan dan mengembangkan dana.

Dikutip dari bions.id, EBA-Ritel adalah surat berharga yang terdiri dari sekumpulan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang diterbitkan melalui proses sekuritisasi sehingga menjadi instrumen investasi pendapatan tetap yang kini bisa ditransaksikan di pasar sekunder.

Sederhananya, jika kita membeli EBA-Ritel maka sama saja kita telah membeli tagihan KPR.

Alur atau Cara Kerja EBA-Ritel yang Perlu Dipahami

Kunci dari investasi (apapun jenisnya) menurutku adalah pahami produknya dulu. Kenapa?

Biar nggak menyesal dan menyalahkan diri sendiri bahkan orang lain. Tau sendiri lah ya zaman sekarang banyak investasi abal-abal dengan iming-iming keuntungan fantastis yang akhirnya merugikan masyarakat. Literasi dan pengetahuan tentang produk investasi biasanya yang jadi penyebab banyak orang yang terjerumus.

Nah, begitu pula dengan EBA-Ritel, sebelum memutuskan menempatkan dana, sebaiknya kita juga paham dulu sebenarnya uang yang kita investasikan itu lari kemana sih? Lalu keuntungan yang diperoleh itu didapat dari mana sih?

Penjelasan tentang cara kerja EBA-Ritel begini.

Alur atau Cara Kerja EBA-Ritel yang Perlu Dipahami

Dari yang aku pahami, pada dasarnya cara kerja produk EBA-Ritel ini mirip dengan saat Pemerintah membutuhkan modal untuk membangun infrastruktur Indonesia lalu Negara mengeluarkan Obligasi Pemerintah ataupun Sukuk untuk mengumpulkan dana dari masyarakat dengan memberikan return.

Sedangkan EBA-Ritel ini di bidang perumahan. Seperti yang kita tahu ya, kalau masyarakat mau beli rumah di developer secara KPR itu kan rumahnya dibiayai terlebih dulu sama bank. Lalu masyarakat sebagai pembeli rumah bayar cicilannya bukan lagi ke developer melainkan ke bank tersebut.

Masa atau jangka waktu KPR sendiri beragam mulai dari 5-20 tahun bahkan lebih. Artinya, bank tersebut akan mendapat pengembalian dana secara full jika masa KPR ini berakhir. Sedangkan, bank itu sendiri juga tentunya masih memerlukan uang untuk mendanai pembiayaan rumah lainnya.

Nah, SMF (PT Sarana Multigriya Finansial Persero) akan bekerjasama dengan bank tersebut lalu menyeleksi dan mengumpulkan KPR terbaik yang ada dan diubahnya menjadi surat berharga yang dapat diperjual belikan di pasar modal. Artinya, masyarakat bisa membeli surat berharga tersebut.

Dengan kata lain, produk EBA-Ritel ini digunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat sebagai investor untuk nantinya disalurkan kembali sebagai KPR ke banyak pembeli rumah.

Lalu keuntungannya bagi masyarakat sebagai investor apa?

Tentu aja, saat ada pembayaran cicilan KPR kepada bank, dana tersebut akan disalurkan sebagai pembayaran pokok investasi beserta kupon atau bunganya kepada investor EBA-Ritel.

Jadi, dana milik bank tersebut tidak akan tertahan selama masa KPR terjadi dan bisa bergulir terus menerus untuk membiayai pembelian rumah secara KPR lainnya dari masyarakat.

Karakteristik dan Keuntungan Investasi EBA-Ritel

Lalu bagaimana dengan karakteristik investasi EBA-Ritel ini?

  • Bunga per Tahun di atas Bunga Deposito (8,75%)

Yang membuatku tertarik dengan investasi ini adalah karena persentase bunga kupon yang telah ditentukan di awal yaitu 8,75% dan menjadikan EBA-Ritel ini sebagai salah satu investasi pendapatan tetap yang menarik dengan bunga setara bahkan lebih tinggi dari tingkat bunga deposito

Mau jadi investor properti dengan uang Rp100.000, mana bisa?

Ya tentu nggak bisa kalau belinya bukan lewat EBA-Ritel, hehe. Rp100.000 mau beli bangunan apa ya kan? 🙁

Tapi dengan beli EBA-Ritel, dengan modal mulai Rp100.000 kita bisa menjadi investor properti yang akan mendapat keuntungan dari masyarakat yang bayar cicilan KPR loh.

Dan ini tidak wajib beli kelipatan ya, jadi bisa beli Rp150.000, Rp450.000 dan sebagainya.

  • Bersifat Likuid, Bisa Diperjualbelikan Kapan Saja

Sama seperti Obligasi, EBA-Ritel juga mempunyai jatuh tempo, tapi plusnya EBA-Ritel ini lebih likuid, jadi meski belum jatuh tempo, kita tetap bisa menjualnya jika kita membutuhkan dana. Jadi, posisi SMF (PT Sarana Multigriya Finansial Persero) ini sebagai Standby Buyer. Jadi kita nggak perlu menunggu ada orang yang mau beli EBA-Ritel yang kita jual dulu ya, karena SMF (PT Sarana Multigriya Finansial Persero) akan selalu siap menjadi pembeli.

  • Bisa Dijadikan Passive Income Karena Ada Pembayaran Pokok dan Bunga Setiap 3 Bulan

EBA-Ritel cocok untuk pasangan muda sepertiku dan suami yang sedang mempersiapkan masa depan untuk keluarga karena dijadikan passive income dan juga bisa meningkatkan dana jika kami investasikan dalam jangka panjang.

Kenapa investasi EBA-Ritel cocok digunakan sebagai passive income? Yap, karena rutinitas pengembalian return dalam bentuk kupon setiap 3 bulannya. Untuk besaran bunga per tahunnya sendiri sebesar 8,75% per tahun.

Selain itu, kita bukan cuma akan mendapatkan pengembalian bunga/kupon tetapi juga kita akan mendapatkan pengembalian pokok bunganya. Contohnya aku tampilkan dalam infografis berikut ya.

Contoh Perhitungan Keuntungan Investasi EBA-Ritel

 

Loh kok katanya 8,75%, tapi total bunga yang didapat kok cuma Rp376.141, kan itu cuma 7,52%?

Nah, kenapa jika ditotal bunga yang diterima setahun tidak mencapai 8,75%? ini dikarenakan nilai pokok yang menjadi dasar perkalian juga turun karena dikembalikan ke investor bersamaaan dengan pembayaran bunga.

Strateginya, jika kita ingin dapat bunga mencapai 8,75% bahkan lebih, maka sebaiknya keuntungan bunga yang kita dapat tadi beserta pokok yang dikembalikan kita investasikan kembali untuk membeli EBA-Ritel lagi. Dengan begini, keuntungan kita juga akan bertambah karena nilai pokok investasi kita bertambah lagi.

Jika tidak diinvestasikan kembali pun, dengan kita rutin dapat penghasilan setiap 3 bulan udah lumayan banget itu, bisa kita jadikan sebagai passive income.

  • Dapat Diperdagangkan di Pasar Sekunder dengan Penyelesaian T+1

Apa sih maksudnya pasar sekunder?

Jadi, pasar sekunder ini adalah pasar keuangan yang digunakan untuk memperdagangkan instrumen efek yang telah diterbitkan dalam penawaran umum. Jadi bukan hanya golongan tertentu saja yang bisa memiliki EBA-Ritel tapi masyarakat Indonesia berbagai kalangan bahkan kaum milenial sekalipun juga bisa investasi dengan membelinya di pasar modal.

  • Investasi yang Aman dengan Risiko Rendah

EBA-Ritel adalah salah satu investasi yang tergolong aman karena ada jaminan aset yang jelas. Risiko nya juga terbilang lebih kecil karena risiko tadi akan terbagi ke banyak tagihan KPR.

Selain itu kumpulan KPR yang disekuritisasi menjadi EBA-Ritel juga telah diseleksi ketat oleh SMF (PT Sarana Multigriya Finansial Persero). Artinya, nggak semua KPR diambil dan dimasukan ke dalam produk EBA-ritel. Dengan kata lain, akan lebih aman kan?

Sejauh ini EBA-Ritel hanya dikeluarkan oleh SMF (PT Sarana Multigriya Finansial Persero) yaitu BUMN di bawah Kementerian Keuangan dan Diawasi Oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

SMF (PT Sarana Multigriya Finansial Persero) ini sendiri sejak 2009-2021 telah mengeluarkan EBA-Ritel sebanyak 13x dan telah mengumpulkan dana sebesar Rp12,78 triliun. Selain itu SMF (PT Sarana Multigriya Finansial Persero) juga mendapatkan rating AAA (paling baik) dari Pefindo.

Pefindo sendiri adalah lembaga rating yang selalu merating ulang EBA-Ritel ini setiap tahunnya. Menurut Laporan Keuangan Pefindo, semua efek yang mendapat rating AAA dari 2007 hingga 2020 belum pernah ada yang gagal bayar.

  • Bisa Transaksi secara Online

Untuk beli EBA-Ritel, kita nggak harus datang ke Bank atau ke luar rumah loh. Dari mulai registrasi pembuatan akun, hingga jual beli EBA-Ritel kita bisa lakukan semua secara online melalui aplikasi BNI Sekuritas bernama BIONS.

Jadi, nggak ada tuh alasan mager atau malas keluar rumah untuk investasi. Kita juga bisa bertransaksi kapan aja dimana aja sefleksibel kita.

  • Tidak Dikenakan Biaya Transaksi

Untuk jual beli EBA-Ritel via aplikasi BIONS kita juga tidak akan dikenakan biaya tambahan loh. Jadi saat kita membeli EBA-Ritel misal sebesar Rp100.000, maka nilai investasi kita saat itu juga Rp100.000.

**

Jika dilihat dari karakteristik di atas, sebenarnya EBA-Ritel ini sedikit hampir menyerupai investasi Obligasi ya, temen-temen. Bedanya di Obligasi tidak ada pembayaran pokok, sedangkan di EBA-Ritel kita bisa menerima pelunasan sebagian pokok investasi (amortisasi pokok) bersamaan dengan periode pembayaran bunga (kupon) yaitu setiap 3 bulanan.

Potensi Risiko Investasi EBA-Ritel yang Perlu Dipahami

risiko EBA RITEL

Seperti jenis investasi lainnya, EBA-Ritel juga memiliki potensi risiko yang perlu teman-teman ketahui sebelum memutuskan investasi.

Potensi risiko dari EBA-Ritel ini terjadi jika:

1. Ada fluktuasi harga di pasar sekunder yang diakibatkan oleh perubahan suku bunga

EBA-Ritel sendiri memang mudah berfluktuasi diakibatkan oleh tingkat suku bunga. Jadi, saat suku bunga mengalami kenaikan maka harga EBA akan turun.

2. Risiko pelunasan KPR sehingga yield yang diterima investor menurun

Ada kalanya debitur KPR ketika ada rezeki lebih memilih atau memutuskan untuk mempercepat pelunasan KPR biar pembayaran rumahnya tidak terlalu besar. Nah, jika ini terjadi maka investor EBA-Ritel akan kehilangan kesempatan mendapatkan pendapatan bunga karena pembayaran pokoknya dipercepat oleh debitur KPR sehingga keuntungan (yield) dari bunga atau kuponnya akan berkurang tak seperti harapan awal.

3. KPR gagal bayar

Pasti teman-temen banyak yang mikir “loh, kita jadi kayak beli tagihan KPR punya orang-orang gitu? berarti kalau orang yang cicilan KPR nya nggak lancar atau gagal bayar, kita bakal rugi dong?

Nah, gagal bayar KPR memang jadi salah satu risiko EBA-Ritel.

Namun untungnya…

risiko gagal bayar ini udah diminimalisir banget karena EBA-Ritel ini kan isinya sekumpulan tagihan KPR ya, bukan satu KPR saja. Selain itu, SMF (PT Sarana Multigriya Finansial Persero) juga memiliki 32 kriteria untuk menyatakan suatu KPR itu sehat dan layak dimasukan dalam produk EBA-Ritel dan diperjual belikan ke masyarakat.

Cara Investasi EBA-Ritel dengan Mudah Lewat Aplikasi BIONS

Cara Investasi EBA-Ritel dengan Mudah Lewat Aplikasi BIONS

Untuk investasi atau beli EBA-Ritel ini cukup mudah loh, kita tinggal beli lewat aplikasi BNI sekuritas yaitu.

SMF (PT Sarana Multigriya Finansial Persero) bekerjasama dengan BNI Sekuritas yang memiliki portal trading bernama BIONS yang melayani jual beli reksadana dan efek lainnya termasuk EBA-Ritel.

Cara Registrasi/Pembuatan Akun Di BIONS

Cara RegistrasiPembuatan Akun Di BIONS

  • Download aplikasi BIONS di Playstore atau APP Store
  • Install dan buka Aplikasi
  • Klik “Create Account”
  • Isi data diri secara lengkap, klik lanjut
  • Verifikasi OTP, masukan kode verifikasi yang dikirim ke email pendaftaran
  • Isi data e-KTP, NPWP dan rekening bank
  • Cek profil risiko
  • Proses eKYC (verifikasi pengenalan wajah)
  • Mendapat nomor registrasi
  • Mendapat email aktivasi rekening (paling lama 1 hari kerja)
  • Siap untuk login dan berinvestasi melalui BIONS

Langkah Investasi EBA-Ritel di Aplikasi BIONS

Langkah Investasi EBA-Ritel di Aplikasi BIONS

Setelah aktivasi akun, maka kita bisa langsung berinvestasi dan membeli EBA-Ritel, caranya:

  • Buka aplikasi BIONS
  • Log in, masukan user ID, password dan pin
  • Klik “Pendapatan Tetap”
  • Klik produk EBA-Ritel untuk mengetahui informasi lengkap tentang produk
  • Klik Beli
  • Masukan nominal yang ingin dibeli
  • Centang box “saya menyetujui syarat dan ketentuan”
  • Klik “Beli”
  • Muncul pop up konfirmasi order, klik “OK”

Note:
1. Pembelian EBA Ritel hanya dapat dilakukan dengan menggunakan CASH yang ada di portfolio (bukan menggunakan limit)
2. Jam perdagangan EBA Ritel adalah pukul 09:00-11:30 WIB
3. Nominal transaksi EBA Ritel minimal Rp. 100.000,-/transaksi dan maksimal Rp. 50.000.000,-/transaksi
4. Penyelesaian transaksi EBA Ritel adalah T+1

Harapan untuk Investasi EBA-Ritel

Aku pribadi sangat tertarik dengan jenis investasi ini. Meski belum sepopuler Reksadana atau Obligasi, tapi jenis investasi ini menurutku layak banget dicoba sebagai salah satu pilihan diversifikasi investasi yang bisa meminimalisir risiko dan mengembangkan asset yang kita miliki.

Saat ini, memang pembelian EBA-Ritel hanya bisa dilakukan via satu aplikasi yaitu BIONS, ke depannya semoga EBA-Ritel juga tersedia di banyak platform trading or investment agar bisa lebih mudah dijangkau masyarakat.

Jadi Investor Properti, Dapatkan Passive Income dan Optimalkan untuk Persiapan Masa Depan Keluarga dengan Investasi EBA-Ritel

Optimalkan Keuntungan Investasi untuk Persiapkan Masa Depan dengan Investasi EBA-Ritel

Terakhir, sebagai pasangan muda yang punya banyak mimpi tapi sadar diri bahwa kami bukan sultan, maka mengumpulkan dana atau harta ke dalam instrumen-instrumen investasi adalah jalan ninja kami.

Investasi membantu kami mempersiapkan masa depan keluarga kecil yang baru kami bangun. Sampai saat ini, kami hampir bisa dibilang konsisten menempatkan dana di beberapa instrumen investasi mulai dari Reksadana, Saham, dan yang terbaru adalah EBA-Ritel.

EBA-Ritel menjadi salah satu pilihan kami untuk mendiversifikasikan investasi tentunya bukan tanpa alasan loh. Selain return yang kompetitif, EBA-Ritel juga menurut kami salah satu investasi yang aman karena produknya diterbitkan oleh SMF yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan. Selain itu, produk EBA-Ritel dari SMF bisa kami beli dengan modal kecil yaitu mulai Rp100.000. 

Asiknya, kita bisa mendapatkan pembayaran kupon setiap 3 bulan sekali beserta dengan pokoknya. Cocok banget kami jadikan sebagai salah satu passive income, atau kami investasikan kembali agar mendapat keuntungan yang lebih optimal.

Semoga kami bisa terus konsisten menyisihkan uang setiap bulannya untuk kami tempatkan di instrumen investasi EBA-Ritel. Percaya atau tidak, semenjak mengenal investasi, hal yang dulu kami pikir tak mungkin ternyata menjadi mungkin. Bahkan bagi kami yang hanya karyawan swasta, mengumpulkan dana puluhan juta sekarang makin mudah.

Ternyata benar kata beberapa financial planner, menumbuhkan kebiasaan menyisihkan uang dan investasi bisa mempengaruhi mindset keuangan kita ke arah lebih baik. Kalau dulu kami terbiasa membeli hal untuk memenuhi keinginan sesaat, sekarang kami lebih mudah menahannya dan malah lebih menambah portofolio investasi.

Nah, kalau temen-temen juga punya keinginan menyiapkan masa depan baik yang masih single atau yang sudah berkeluarga dengan instrumen investasi EBA-Ritel yang udah aku jabarkan di atas, temen-temen bisa cari tahu informasi terupdate di akun instagram @inveseries dan @ptsmfpersero, cari tahu juga informasi lebih banyak tentang PT Sarana Multigriya Finansial Persero di website https://www.smf-indonesia.co.id/ ya !

Semangat merangkai mimpi! Semangat wujudkan mimpi!!

 

Referensi:

  • Pengalaman pribadi
  • Aplikasi BIONS
  • https://www.smf-indonesia.co.id/
  • Infografis dibuat sendiri dan diolah dengan aplikasi Canva
  • https://bions.id/learning/detail/44. Diakses pada 01 Januari 2023 pukul 09:00
  • https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-pematangsiantar/baca-artikel/14738/Efek-Beragun-Aset-EBA-Ritel.html. Diakses pada 01 Januari 2023 pukul 10:00
  • https://www.idxchannel.com/economics/fixed-income-tinggi-begini-cara-membeli-eba-ritel
  • https://pasardana.id/news/2018/8/2/smf-perkenalkan-eba-sp-ritel-dengan-settlement-tplus1/. Diakses pada 01 Januari 2023 pukul 10:30
  • https://bions.id/edukasi/post/investasi-eba-ritel-yuk-kenali-risikonya2. Diakses pada 01 Januari 2023 pukul 21:00.
  • https://www.youtube.com/watch?v=xY6wAlmrAAI
  • https://www.youtube.com/watch?v=2V5UY-f_GwA
  • https://www.youtube.com/watch?v=DB526VFaQi4
0 Shares:
35 comments
  1. Udah nggak heran sih sama kalian berdua yg selalu berjuanag bersama, ya namanya juga pasutri yah, haha.. Semoga impian kalian berdua terwujud, aamiin..

    Terus, jujurly baru tau kalo ada si eba-ritel ini, investasi dengan modal seminim itu, apalagi kalo dapet kupon 3 bulanan, aduh rasanya jadi pengen invest terus biar makin makmur.

      1. Masama, Mbak yiiin. Iya nih, pengen coba juga investasinya.

        Seberat apa pun, pasti bisa dilalui kalau bareng pasangan, hehe.. mangats!

  2. dan saya belum mempersiapkan apapun nih padahal tinggal di surabaya, hiks hiks. tapi memang benar ketika baru menikah justru kalau bisa sudah membuat perencanaan yang matang untuk masa depan ya mbak. mencoba instrumen investasi eba ritel ini bisa jadi sollusi untuk investasi

  3. selalu suka dengan ceritanya mba rini kalau bahas soal perencanaan keuangan. role model banget buat aku sama calon suami, bahwa kita sebagai pasangan harus kerjasama untuk mencapai tujuan finansial bareng-bareng, seperti beli rumah contohnya. salut dan salfok sama rumahnya, minimalis dan terkesan nyaman banget yaa.

    anyway soal investasi, eba – ritel ini keren yaa, saya baru pertama kali tahu tentang eba ritel, bunganya lumayan fantastic yaa, bisa jadi salah satu platform investasi yang menguntungkan

    1. iya alhamdulillah mba natih,

      dulu juga mikir kayaknya nggak mungkin bisa beli rumah atau minimal ngumpulin uang buat DP rumah yg mana di sini rumah udah mahal banget.

      Tapi ternyata pas coba konsisten nabung dan taruh di investasi eh terkumpul juga, minimal klo investasi tuh jadi ngerem sifatku yang dulunya suka boros nggak penting gtu.

      hayuk mbak pelajarin dulu tentang EBA Ritelnya, hihi

  4. Finacial planer sangat dibutuhkan bagi pasangan muda agar tidak mengalami krisis keuangan dalam keluarga

  5. Ilmu baru nih, saya baru tau tentang EBA Ritel. Makasih infonya yang komplit ya mbak, bermanfaat banget untuk nambah wawasan tentang investasi

  6. Wah lengkapnya artikelnya, jadi pembaca paham banyak detail ya dan bisa memutuskan pilihan. Apalagi kalau sisi keuangan ya, harus cermat

  7. Sepakat banget, karena masa depan keluarga hanya kita yang bisa merencanakan. Aku baru tau tentang invest di eBA-Ritel dari SMF. Bisa dimulai dari nilai yg kecil pula. Menarik, mbakk.

    Btw, ternyata kita tetanggaan ya, mbak. Aku tinggal di banjarnegara.

    1. iya mba ida betul

      dari 100 ribu kita dah bisa jadi investor loh.

      Aku juga belum lama kenal EBA Ritel, tapi pas melajarin ya ampun ternyata menarik bgt

      ehhhh halooo mbak ya ampun tetanggaan, wkwkwkw

      sama-sama mendoan mania ya kita mbak? wkwkw

  8. Wah ternyata seperti itu ya. Baru paham setelah baca ini mba, soalnya urusan invest aku suka susah paham wkwk. Jadi musti punya perencanaan matang. anyway, foto nikahannya cantik mba (gagal fokeus hehe) ^^

  9. Sebisa mungkin investasi walau Mulai dari yang kecil-kecilan ya mbak. Saya pun mulai memikirkan mau investasi apa nih ke depannya, apalagi usia sudah gak muda lagi

  10. baiknya memang sejak usia muda yaa mba kita invest dan pastinya ambil investasi yang aman nyaman cuan seperti punya eba ritel ini.. biar ngga terllau ruwet mikirinya hehehe

  11. mau investasi nggak perlu nunggu nikah, ya, mbak. Bisa juga dimulai saat masih single. apalagi sekarang investasi makin mudah, kan. seperti di eba ritel ini.

    btw, Mbak Rini dan suami keren euyy dalam rencana dan pengelolaan keuangan. semoga makin mapan secara finansial, mbak.

    1. Bener mbak sovi, nggak perlu nunggu nikah kok.

      Lebih bagus lagi klo udah mulai sebelum nikah jadi nanti pas nikah udah ada tabungan dan udah terbiasa juga mental investasinya

      Karena menumbuhkan kebiasaan menabung dan investasi tuh susah juga

  12. Ilustrasi mengenai EBA-Ritel (Efek Bangunan Aset-Surat Partisipasi Ritel) ini sangat menjanjikan ya..
    Harapan untuk pasutri yang memulai membangun impian bersama menjadi nyata. Dan semoga dengan kegigihan dalam berinvestasi, beberapa tujuan keuangan bisa tercapai. Ini bahagia banget sih yaa..

  13. AAAAAA SENENG DEH, UJAME DENGER EBA-RITEL TAPI MASIH SIMPANG SIUR, DAN DI SINI JELAS BANGETTTTTT. DAN KEBETULAN LAGI SUSUN-SUSUN JUGA MAU INVESTASI APA UNTUK PERSIAPAN SETELAH MENIKAH HEHEHE. INI BISA JADI PERTIMBANGAN BANGET

  14. Pengalaman Teh Rini ini jadi masukan buat daku nih pas besok menikah, bahwa memang kolaborasi bersama pasangan soal mengatur keuangan amat penting ya. Makanya perencanaan itu penting dilakukan

  15. semangat selalu yaa mba. Memang urusan menabung dan investasi perlu dilakukan dengan cermat. oke banget nih infirmasi tentang eba ritel dan komplit lagi

  16. MASA DEPAN memang harus kita sendiri yang persiapkan yaaa, terima kasih informaSINYAA, MENARIK NIIIH, MAU AKU SHARE JUGA AH KE SI HUBBY HIHIHI

  17. Investasi itu jadi hal yang wajib kita pikirkan saat ini. Kalau punya uang lebih dan dingin bagusnya diinvestasikan. Nah, ada input juga ya untuk eba ritel. Makasih infonya Mba.

  18. Zaman sekarang emang kudu ngerti investasi sih ya mbak, anak muda khususnya. karena investasi yang membuat uang kita bekerja sendiri.

    1. setuju, tapi gak anak mudah aja sih buat yang udah nikah juga yang dulunya gak mikir soal investasi sekarang kudu banget melek literasi finansial terutama soal investasi. aku ngerasa banget nih setelah nikah banyak yang harus dipertimbangkan seperti yang mba rini bilang di atas, banyak tagihan to pay, rencan apendidikan anak, dana pensiun, kesehatan dan lain -lain. EBA Ritel bisa juga jadi pilihan investasi soalnya modalnya minim.

  19. saya sempat kepikiran investasi rumah, maksudnya beli rumah terus di kontrakin gitu, jadi kos-kosan misalnya. tapi untuk itu butuh modalnya gak sedikit ya/. nah dengN eba INI KAYAKNYA SAYA BISA MEWUJUDKAN KEINGINAN INVESTASI PROPERTI DENGAN MODAL MINIM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

You May Also Like