Pentingnya Gelar CFA di Industri Keuangan

cfa
Harus kita akui bahwa Di Indonesia ada fakta yang cukup menyedihkan yaitu bahwa negeri tercinta kita ini kekurangan analis Keuangan yang bersertifikasi internasional. aja Contohnya sertifikasi CFA atau Chartered Financial Analyst. Chartered Financial Analyst (CFA) merupakan sertifikasi profesional bidang keuangan dan investasi yang diakui secara internasional dan juga merupakan salah satu yang paling bergengsi. Sertifikasi dari ini dikCFA Institute ini sendiri berasal dari Amerika Serikat. Para pemegang gelar CFA ini nantinya akan sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang terkait keuangan dan investasi, seperti investment banking, manajemen investasi, perusahaan konsultan, asuransi, dana pensiun, perbankan, dan lembaga-lembaga lain yang bersinggungan dengan keuangan.

Pemegang gelar CFA sangat dibutuhkan sebagai tenaga profesional di banyak posisi strategis di bidang investasi dan perbankan. Namun, di Indonesia sendiri, Pemegang sertifikasi CFA (Chartered Financial Analyst), jumlahnya baru sekitar 170 orang di tahun 2018. Angka ini sangat sedikit jika dibandingkan dengan angka di negara-negara yang industri keuangannya maju seperti Amerika Serikat, Inggris dan Hong Kong. Bahkan, Indonesia sangat tertinggal jauh jika dibandingkan dengan Singapura yang sudah memiliki sekitar 2000 professional yang bersertifikasi CFA.

 

Mendapatkan Gelar CFA

 

Mendapatkan sertifikasi CFA memang merupakan sesuatu yang tidak mudah. Perlu biaya yang tidak sedikit juga ya gaes untuk mengikuti persiapan tes mendapatkan sertifikat ada dua kendala utama mengapa tidak banyak profesional di Indonesia yang memiliki sertifikasi bergengsi ini. Bayangkan saja, untuk bisa lulus ujian dan mendapatkan sertifikat CFA, seorang analis keuangan harus rela membayar 11.000 dollar AS atau sekitar Rp 15 juta dan harus dibayar di muka sebelum mengikuti tes. tidak hanya itu, kamu juga perlu meluangkan waktu kira-kira 500 sampai 600 jam untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian.

Dua hal ini lah yang membuat banyak orang enggan untuk mengikuti sertifikasi CFA Beberapa bahkan takut mencoba karena memang tingkat kelulusannya yang rendah. Bahkan secara umum, tingkat kelulusan dari para peserta tes yang lulus mengikuti CFA ini hanya sekitar 40 persen saja. Sedangkan untuk Indonesia sendiri, tingkat kelulusannya lebih kecil lagi. Malahan, ada yang berujar kalau tingkat kelulusan ujian sertifikasi CFA di Indonesia hanya setengah dari tingkat kelulusan dari global.

READ  2 Jenis Asuransi Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Padahal, bagi praktisi keuangan, memiliki sertifikasi CFA sering dianggap lebih penting dibandingkan memiliki gelar MBA (Master of Business Administration). Pasalnya, pemegang sertifikasi CFA dianggap memiliki kemampuan praktis dalam hal analisa keuangan daripada lulusan MBA yang biasanya lebih teoritis.Nah, jika kamu berminat untuk mengikuti sertifikasi ini, kamu bisa mendaftar untuk ujian di Bulan Juni atau Desember setiap tahunnya. Dan perlu kalian semua tahu bahwa untuk setiap kali pendaftaran, kamu diharuskan untuk mentransfer sejumlah dana dalam mata uang USD ke CFA institute. Dan lagi, agar proses transfer valas bisa selesai sesuai kebutuhan diatas, kamu cukup menggunakan dan memilih digibank transfer valas.

Menggunakan digibank transfer valas itu sangat mudah. Kamu hanya tinggal menginstal aplikasi digibank by DBS dan pastikan internetnya stabil. Setelahnya, kamu hanya tinggal memilih menu “transfer” kemudian klik “transfer valas”. Di tampilan layar selanjutnya, silahkan kamu isi detail nama penerima, negara tujuan transfer dan mata uang yang dituju. Dan jangan lupakan step terakhir dan yang paling penting: tinggal masukkan jumlah dana yang akan transfer dan selesaikan proses transfer valas mu. Jika kamu melakukan transfer sebelum batas waktu yang ditentukan, maka si penerima dapat menerima dana yang kamu transfer hari itu juga, Sangat mudah dan praktis, bukan?

Mudah dan praktis. Itulah dua hal yang bisa kamu rasakan saat melakukan proses transfer valas melalui digibank transfer valas. Namun, selain dua hal itu, ada beberapa keuntungan lain yang ditawarkan oleh digibank transfer valas. Pertama, kegiatan remittance tanpa perlu mendatangi kantor cabang. Semua proses dapat dilakukan hanya dengan sebuah smartphone dan akses internet yang stabil.

Selain itu, digibank transfer valas juga menggratiskan biaya transfer valas untuk lebih dari 20 negara tujuan yang menggunakan 7 mata uang utama seperti USD, GBP, EUR, CAD, HKD, SGD dll. Namun, supaya bisa menikmati kemudahan ini kamu perlu melihat syarat dan ketentuan yang berlaku.

digibank transfer valas juga menawarkan nilai tukar mata uang yang kompetitif sehingga transfer yang akan kamu lakukan akan semakin murah. Yang paling menarik adalah proses transfer valas yang dilakukan bisa diselesaikan pada hari itu juga transaksi belum melewati batas waktu yang telah ditentukan.

Dengan semua fitur dan kemudahan digibank transfer valas, mengambil sertifikasi CFA bukan lagi sesuatu yang sulit.

READ  Inilah Jenis Kartu Kredit BNI Dengan Poin Miles
0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.