Mencari Data Lawas KURS BANK INDONESIA

Mencari Data Lawas KURS BANK INDONESIA


Untuk keperluan
manajemen, kemarin saya dapat tugas dari atasan untuk membantu mencarikan data atau
informasi kurs BANK INDONESIA untuk tahun tahun lama yaitu 2001, 1998 dan 1991.
Namun saya kesulitan mencari data tersebut.


Sebenernya internal
perusahaan tempat saya bekerja mempunyai program yang isinya menginput kurs
baik KURS BI ataupun kurs KMK. Pencatatan itupun rutin dilakukan setiap minggu.
Namun data terlama yang ter-record juga tahun 2009. Nampaknya system perusahaan
kami di tahun sebelum itu belum sebaik and sesempurna sekarang. sedih kan,
huft. LanjutLanjut! 


Sebenarnya kita bisa
mencari kurs BI baik kurs awal, akhir atau tengah di website BI, website BPS,
atau website forum pajak terbesar di Indonesia yaitu ORTAX. Namun data yanga da
di website-website tersebut pun terbatas. Ada batasan periode / tahun yang bisa
di akses.

Bank Indonesia membatasi
tahun terlama kurs BI nya yaitu 2008. Ini berarti data yang bisa di akses di
website tersebut adalah data 10 tahun kebelakang.

KURS BANK INDONESIA VIA BI (klik disini)


KURS BANK INDONESIA

ORTAX mempunyai cut off
periode yang lebih panjang yaitu 20 tahun. Itu artinya saaya bisa mengakses data
kurs BI dan data lainnya untuk tahun 2001 (paling lama, jika diakses tahun
ini). Ini artinya 1 masalah saya yaitu mencari kurs BI tahun 2001 teratasi. KURS BANK INDONESIA VIA ORTAX (klik disini)
KURS BANK INDONESIA

Sedangkan, di website BPS
atau Badan Pusat Statistik rupanya merekam data dengan cut oof paling lama yaitu
18 tahun kebelakang. Sehingga data maksimal / terlama yang bisa diakses tahun
ini adalah tahun 2000.
KURS BANK INDONESIA VIA BPS (klik disini)


KURS BANK INDONESIA
Nah bagaimana dengan
kebutuhan saya mencari data kurs BI tahun 1991 and 1998. Nggak teratasi dong?

Yap betul.
Akhirnya saya menghubungi
teman saya yang bekerja sebagai receptionist di Bank Indonesia Surabaya. Namun
teman saya pun hanya menyarankan telpon ke bagian perpus BI. Setelah saya
telpon perpus BI pun kembali saya diarahkan telpon operator Bank Indonesia
saja. Saya berharap masih ada karyawan atau divisi yang menyimpan data yang
sangat lama tersebut. Namun setelah tersambung dengan operator BI tersebut pun
ternyata tak ada solusi.

Orang BI menyatakan bahwa
data kurs memang hanya bisa di akses di website Bank Indonesia. Dan untuk tahun
lama jika sudah tak ada atau lebih dari 10 tahun kebelakang memang otomatis
menghilang.

Yah sedih deh akika.

LAH KOK ENGGAK BROWSING AJA?


Jawabannya: SUDAH. Dan
jika saya search dengan keyword kurs BI 1998 maka yang keluar kebanyakan adalah
berita. Lah kok berita?

Inget kan 1998 adalah
masa-masa kritis moneter di Indonesia. So, tentu akan banyak sekali kabar
berita atau data mengenai masa-masa tersebut.

Ya Tuhan…
Mata ini sudah mulai
lelah mantengin search engine google pagi ini. Haha. Finally, cuman dapat data
dari blog orang yang pernah bikin artikel tentang kondisi keuangan Indonesia
saat itu. Ini dia blog nya. Dan data itu loh yang saya kasihkan ke atasan. Sebenarnya
kurang puas juga saya karena memberikan data yang bukan langsung dari sumber
terpercaya. Tapi apalah daya ya kan. 



Ini data yang saya dapatkan

Kurs tengah US $ terhadap Rp
Periode Tahun 1971 – 2007
No
Tahun
US $
Rp
1
1971
1
420
2
1972
1
420
3
1973
1
420
4
1974
1
422
5
1975
1
421
6
1976
1
415
7
1977
1
415
8
1978
1
634
9
1979
1
632
10
1980
1
634
11
1981
1
643
12
1982
1
692
13
1983
1
994
14
1984
1
1.076
15
1985
1
1.131
16
1986
1
1.655
17
1987
1
1.652
18
1988
1
1.729
19
1989
1
1.805
20
1990
1
1.905
21
1991
1
1.992
22
1992
1
2.062
23
1993
1
2.110
24
1994
1
2.200
25
1995
1
2.296
26
1996
1
2.296
27
1997
1
4.650
28
1998
1
13.000
29
1999
1
6.875
30
2000
1
8.735
31
2001
1
10.400
32
2002
1
8.940
33
2003
1
8.465
34
2004
1
9.290
35
2005
1
9.830
36
2006
1
9.020
37
2007
1
Sumber : Bank Indonesia
Cabang Ambon, Maluku

Ya, sudahlah. Saya hanya
ingin bercerita. Hehe. Bukan complain karena data di website resmi tak ada.
Saya maklumi kok, soalnya saya sadar file perusahaan biasanya memang akan di
keep untuk masa 10 tahun kebelakang saja. Perusahaan saya juga begitu. Hehe


Kalau ada yang punya
solusi untuk kasus saya ini, tolong komen ya. Yuk mari sharing.

Terimakasih 

RINI NOVITA SARI
ig : @rinie_noe
[email protected]

         


1 Shares:
2 comments
  1. Miris. Di jaman big data seperti ini, data governance terkait perekonomian dan moneter bisa hilang begitu saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.