Menjadi lebih dekat dengan alam adalah salah satu cara untuk lebih menghargai ciptaan Tuhan. Dan berwisata atau liburan ke alam adalah salah satu cara untuk menghargai diri sendiri dengan mengistirahatkan sejenak dari penat dan aktivitas sehari-hari. Aku tidak pernah lupa mengagendakan untuk berpergian ke tempat-tempat bernuansa alam. Aktivitas keseharian yang sudah cukup menguras tenaga aku imbangi dengan mencari hiburan atau liburan.
Agenda liburan kali ini kebetulan bertepatan dengan libur tahun baru. Long weekend euyy. Karena long weekend natal kemarin aku udah pulang mengunjungi orang tua di kampung halaman, jadi dengan adil aku memutuskan untuk berlibur di libur tahun baru ini. Kebetulan kantorku libur 4 hari saat tahun baru. Meski begitu aku cuma menggunakan waktu 3 hari 2 malam untuk berlibur. Sisanya aku gunakan untuk “ongkang-ongkang” bersantai di kos an karena esoknya sudah mulai bergelut dengan banyak dokumen lagi.
Dari dulu udah kepengen banget ngrasain yang namanya kemah di tepi pantai. Aku anak pantai. Lahir di desa dekat pantai, tetapi terakhir camp di pantai jaman SD ikut lomba pramuka. Wkwkw. Ya Tuhan. Kasian.
Akhirnya long weekend kemaren punya kesempatan kesana setelah sekian perdebatan karena si doi yang sebenernya lebih pengen naik gunung. Tapi berhubung aku nya mikir banyak hal dan lagi desember cuaca lagi nggak jelas gimana gitu. Yaudah lah dia ngalah mau ke pantai. Alhamdulillah. Hehe
Malang. Yap. Kita camp ke pantai malang. Malang seperti kota yang diberkati Tuhan karena punya rangkaian pantai selatan yang benar-benar cantik.
H-sekian hari kita masih nggak tau mau nge camp dipantai mana. Sampai hari H kita berangkat kita mutusin ke pantai tiga warna. Eh no no. Nggak masuk tiga warna karena kita nggak reservasi. Tapi ke pantai sebelum tiga warna. Apa ya namanya lupa (maklum usia). Hmmmm hmmm hmmmm. Ah iya. Pantai clungup.
Sampailah kita area dekat pantai, karena google maps mati, kita mutusin tanya jalan ke bapak-bapak yang nampaknya sedang asik menikmati kopinya dibangku kayu yang ada didepan warung kecil. But what? Kata bapak dan ibu penjualnya pantai 3 warna dan komplek pantai di area nya sedang di tutup sampai 1 bulanan karena sedang dalam masa rehabilitasi dan perawatan biota laut (yaap, karena tiga warna berada dilingkungan konservasi yang dilingdungi).
Dan ditengah kebingungan kita mendengarkan bapaknya yang mulai bercerita ngalor ngidul keluar konteks pertanyaan kita, alhamdulilah masih ada hal yang bisa kita ambil. Haha. Apa hayo? Yap, bapaknya bercerita kalau dia itu orang asli sana tapi jarang ke pantai, bukan berarti nggak pernah sih. Dan dengan meyakinkan si Bapak bilang kalau selama dia hidup cuma beberapa pantai yang menurut dia berkesan untuk dikunjungi yaitu goa china, tiga warna dan pantai ngudel.
Goa china kita sudah pernah kesana. Tiga warna nihil. And what? Pardon? Ngudel? Apaan tuh? Namanya aja kita nggak pernah dengar loh. Selama kita cari info di google pun jarang tuh yang nyebutin atau rekomendasiin nama pantai itu.
Singkat cerita kita mutusin buat liat dulu ngudel seperti apa. Kalau oke ya kita camp disana. Kalau biasa aja kita balik ke goa china. Enaknya karena semua pantainya searah. Banyak banget pantai yang kita lewati dan ramai banget karena emang destinasi favorit buat menghabiskan waktu di long weekend. Dan kita terkejut saat sampai sana. Sepiiii bangett… And thats what we’re looking for.
Next, langsung aja aku bahas tentang apa yang ada dan bisa dinikmatin di PANTAI NGUDEL MALANG ya..
LOKASI
RUTE
VIEW
BACA JUGA : Keindahan Pantai-Pantai Di Lombok Yang Bikin Gak Bisa Move On. CEK!
APA YANG SPESIAL DI PANTAI NGUDEL SAAT TAHUN BARU (PERGANTIAN TAHUN)
FASILITAS
TIKET MASUK
PLUS
Pantai Sipelot Malang Dan Pulau Kecil Dengan Eksotisme Air Terjunnya.
PANTAI GOA CINA – Malang
Abby Onety
Senang baca artikelnya mba. Lengkap banget info2x. Thank u ya
Celoteh Dini Hari
Makasih kembali mbak salam kenal yaa.. 🙂
Muhammad Idris
mantap artikelnya, kunjungan dari softkini.blogspot.co.id
Titis Ayuningsih
Asik, ulasannya lengkap, kebetulan saya lagi nyari pantai di Malang. Bisa jadi referensi saya kalau ke sana. Makasih yaaa
Celoteh Dini Hari
Sama-sama mbak. Senang bisa membantu 🙂