6 Dampak Pemakaian BBM yang Berlebihan Terhadap Lingkungan

Dampak Pemakaian BBM

Bagaimana Dampak Pemakaian BBM yang Berlebihan Terhadap Lingkungan? – Penggunaan minyak bumi dan gas yang terus meningkat membuat lingkungan ikut merasakan dampaknya. Apalagi jumlah penduduk dunia yang terus bertambah membuat penggunaan minyak bumi dan gas jadi berlebihan. Tentunya hal itu bukanlah sesuatu yang baik, makanya sampai sekarang banyak Negara yang berlomba-lomba menciptakan bahan bakar kendaraan yang ramah lingkungan. Mari kita lihat apa saja dampak pemakaian BBM yang berlebihan berikut.

Sebenarnya salah satu cara mengurangi penggunaan bahan bakar minyak yaitu dengan mengurangi penggunaan kendaraan. Apalagi jumlah polusi yang dihasilkan mobil adalah yang paling tinggi dibandingkan kendaraan lainnya. Sayangnya bukannya berkurang, penggunaan mobil justru semakin tinggi setiap harinya. Ditambah lagi jumlah penduduk  yang semakin meningkat membuat kebutuhan energi terus mengalami peningkatan.

Di negara kita sendiri kerusakan lingkungan sudah terbilang lumayan parah. Bukan hanya karena dampak pemakaian BBM yang berlebihan saja tapi banyak hal yang menjadi sumbangsi kerusakan lingkungan, seperti efek rumah kaca, penebangan pohon secara liar dan lain sebagainya. Jika tidak ditangani sesegera mungkin hal ini dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan dan kesehatan seluruh makhluk hidup.

Dampak Pemakaian BBM yang Berlebihan

Dampak Pemakaian BBM

Berikut dampak negatif yang dapat terjadi jika bahan bakar minyak digunakan secara berlebihan.

1. Pemanasan Global

Penggunaan BBM oleh kendaraan ataupun perindustrian aka mengeluarkan karbon dioksida yang nantinya akan mencemari udara. Selain itu dalam hal ini dampak pemakaian BBM yang berlebihan juga mengakibatkan pemanasan global. Hal itu disebabkan karena penggunaan minyak bumi yang berlebih dapat mempengaruhi lapisan ozon.

Sebenarnya dampak ini dapat diminimalisir dengan cara melakukan penghijauan di beberapa tempat misalnya di sekitar area pabrik, perkotaan dan di tempat yang paling banyak menghasilkan karbon dioksida.

2. Pencemaran Udara

Tak usah jauh-jauh, di Indonesia saja kita bisa melihat banyaknya orang menggunakan kendaraan bermotor dan mobil setiap harinya. Tentu asap yang dikeluarkan itulah yang nantinya membuat udara menjadi tercemar dan tidak sehat. Untuk itulah kenapa banyak pohon yang ditanam di sepanjang pinggiran jalan agar pencemaran udara tidak begitu parah.

3. Pencemaran Air

Bukan hanya udara saja yang ikut tercemar, tapi dampak pemakaian BBM yang berlebihan juga mengakibatkan pencemaran air. Seperti yang diketahui bahwa proses pembentukan minyak bumi selalu dilakukan di daerah sekitar pantai. Sedangkan pendistribusiannya dilakukan dengan cara ditampung di kapal khusus.

Bagaimana jika kilang minyak mengalami kebocoran? Tentu minyak bumi menjadi tumpah ke laut dan akhirnya mengganggu ekosistem air laut sehingga menyebabkan keanekaragaman hayati banyak yang mati.

4. Mengganggu Kesehatan

Dampak negatif penggunaan bahan bakar fosil juga terjadi pada kesehatan manusia. Asap yang dihasilkan oleh kendaraan akan menyebabkan gangguan kesehatan karena asap tersebut mengandung zat-zat yang sangat berbahaya.

Biasanya dampak rendah yang diakibatkan oleh asap tersebut seperti iritasi mata, hidung dan mulut, penurunan stamina, dan sakit kepala. Sedangkan kasus parahnya biasanya akan mengakibatkan penyakit pernapasan seperti asma, penurunan fungsi paru-paru, pneumonia dan bahkan kanker paru-paru.

Bukan hanya bagian tubuh saja yang kena akibatnya, tapi bagian luar seperti kulit pun mengalami iritasi bila sering terkena asap yang dihasilkan kendaraan tersebut. Itulah pentingnya memakai masker dan jaket ketika hendak keluar rumah agar tidak terkena dampak dari asap ini.

5. Berdampak Pada Iklim

Udara yang telah tercemar karena akibat gas berbahaya akan sangat mungkin mempengaruhi iklim dunia. Hal itu dikarenakan gas-gas tersebut akan berkumpul dalam lapisan atmosfer dan akan mengendap di sana dalam waktu yang lama.

Hal ini mengakibatkan lapisan ozon menjadi tidak stabil sehingga mengakibatkan perubahan iklim, misalnya musim hujan yang berlangsung dalam waktu yang sangat lama atau bahkan musim panas yang sangat ekstrim.

Jika hal itu terjadi maka panas bumi akan semakin meningkat, dan yang menjadi kekhawatiran kita semua bahwa nantinya di masa yang akan datang ketika panas bumi mencapai hingga 50 derajat Celcius, sudah dipastikan kekeringan akan terjadi di mana-mana dan akan menyebabkan banyak kematian akibat dehidrasi.

6. Hujan Asam

Ketika proses pembakaran minyak bumi dilakukan, maka pastinya akan melepaskan zat gas yang berupa CO2, NO2 dan SO2 (sulfur). Dimana nantinya gas tersebut akan menyebabkan hujan asam. Hal itu dikarenakan nitrogen oksida yang melepaskan gas nitrogen akan menggumpal di udara dan menjadi asam nitrat sehingga terjadilah hujan asam.

Selain itu hujan asam juga terjadi apabila gas sulfur oksida melepaskan sulfur ke udara bebas sehingga membentuk asam sulfat. Hujan asam yang terjadi dapat menyebabkan berbagai macam hal seperti besi jadi lebih mudah berkarat, kulit menjadi iritasi dan bangunan menjadi cepat rusak.

Setelah mengetahui dampak pemakaian BBM yang berlebihan di atas, apakah sudah cukup untuk membuat kamu sadar? Ketika kita sendiri yang tidak menjaga kesehatan lingkungan, maka kita juga yang akan merasakan dampaknya. Untuk itu diharapkan nantinya penerus-penerus bangsa dapat menemukan solusi dari masalah ini.

Buat kamu yang suka peduli sama lingkungan dan ingin punya banyak referensi bacaan bermanfaat seputar lingkungan, coba deh cek blog smallcycle.com dan temukan banyak informasi menarik disana.

 

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.