dia FATAMORGANA

Entah kapan ini semua di mulai.
Entah kapan aku mulai senang akan tingkahnya.
Tak jelas kapan pandangan ini mulai tertuju pada senyum itu.
Indah..
Mungkin biasa di mata orang lain.
Tapi selalu menarik pandanganku. Bagai fatamorgana di duniaku.
Menyenangkan, indah,  semu, dan tak terjamah.

Terakhir, satu yang ku sadari.
Senyum itu hanya untuk ku kagumi. Bukan kucintai. 🙂
Langkah itu hanya akan jadi satu cerita kecil dalam episode kehidupanku.
Ini akan berlalu dan berganti.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.